Sawahlunto (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0310/SS bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Sawahlunto membentangkan bendera merah putih berukuran besar di Puncak Pari, Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin.

Pembentangan itu dilakukan usai upacara peringatan detik-detik proklamasi serta pengibaran bendera merah putih di Lapangan Ombilin Sawahlunto.

Sebelum dibawa ke Puncak Pari, dilaksanakan apel penyerahan bendera raksasa tersebut dari pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 0310/SS kepada tim Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Sawahlunto. Kemudian, sesaat sebelum pembentangan, ditandai dengan bunyi mercon sebanyak 17 kali.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0310/SS Letkol Inf Dwi Putranto mengatakan bendera raksasa tersebut berukuran 15 meter x 28 meter.

Pembentangan ini, lanjutnya, merupakan wujud penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang sudah memasuki usia ke 74.

"Semoga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jaya selamanya" katanya saat memimpin penyerahan di Kawasan Silo, Sabtu 17 Agustus 2019.

Ia menambahkan, pembentangan ini murni upaya anak bangsa Sawahlunto. "Atas semua ini saya ucapkan terima kasih kepada FPTI Kota Sawahlunto, Vertical Rescue Indonesia dan Pemerintah Kota Sawahlunto," ujarnya.

Ia mengungkapkan, bendera raksasa ini bisa dilihat dari kawasan Muaro Kalaban atau lebih tepatnya Kawasan Kelok Cabe.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Serma Aspil mengatakan, untuk membentangkan bendera raksasa, pihaknya menurunkan sedikitnya 15 personel.

"Ke 15 personel terdiri dari anggota Kodim 0310/SS dan anggota FPTI Kota Sawahlunto. Jauh hari sebelum pembentangan kami sudah melakukan persiapan demi persiapan, agar tidak ada kendala nantinya," katanya.(*)

 


Pewarta : Taufan Razzak
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2024