Pesisir Selatan sosialisasikan rencana pembangunan KEK Bukit Ameh pada Masyarakat
Kamis, 8 Agustus 2019 6:12 WIB
Sosialisasi rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukit Ameh Pesisir Selatan. (Antara Sumbar/Foto Humas)
Painan, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyosialisasikan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukit Ameh, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh kepada sejumlah pemilik lahan dan masyarakat, Rabu (7/8).
Kegiatan ini digelar di Kantor Camat Koto XI Tarusan dihadiri Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, sejumlah pejabat daerah setempat, termasuk calon investor.
Bupati Hendrajoni menjelaskan manfaat dan tujuan pembangunan KEK serta mekanisme pembebasan lahan dilakukan bersama calon investor.
Dengan adanya sosialisasi ini, dia berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dan ditemukan kesepakatan antara pemerintah kabupaten dan masyarakat.
"Saya yakin masyarakat Koto XI Tarusan juga berharap daerah semakin maju. Salah satu caranya adalah dengan membangun KEK,” sambungnya.
Ia menjelaskan pembebasan lahan di lokasi dibangunnya KEK akan dilakukan langsung investor dan prosesnya dilakukan secara transparan tanpa ada intervensi pemerintah.
“Berkumpul di sini merupakan bukti semuanya berlangsung secara transparan dan kegiatan ini sekaligus untuk mendapatkan kesepakatan khususnya pembangunan KEK," imbuhnya. (*)
Kegiatan ini digelar di Kantor Camat Koto XI Tarusan dihadiri Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, sejumlah pejabat daerah setempat, termasuk calon investor.
Bupati Hendrajoni menjelaskan manfaat dan tujuan pembangunan KEK serta mekanisme pembebasan lahan dilakukan bersama calon investor.
Dengan adanya sosialisasi ini, dia berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dan ditemukan kesepakatan antara pemerintah kabupaten dan masyarakat.
"Saya yakin masyarakat Koto XI Tarusan juga berharap daerah semakin maju. Salah satu caranya adalah dengan membangun KEK,” sambungnya.
Ia menjelaskan pembebasan lahan di lokasi dibangunnya KEK akan dilakukan langsung investor dan prosesnya dilakukan secara transparan tanpa ada intervensi pemerintah.
“Berkumpul di sini merupakan bukti semuanya berlangsung secara transparan dan kegiatan ini sekaligus untuk mendapatkan kesepakatan khususnya pembangunan KEK," imbuhnya. (*)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jejak harapan di Lambung Bukit, dari rumah bocor, Alamsyurkini miliki rumah impian
07 April 2026 10:47 WIB
Syukuran Ulang Tahun Perusahaan, PTBA Salurkan 550 Paket Sembako Untuk Warga Sawahlunto
25 February 2026 11:28 WIB
Kirim 2,3 ton bantuan, Heli Caracal TNI AU tembus lereng bukit Nagari Sungai Limau Pesisir Selatan
19 December 2025 21:36 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Wahana permainan mulai dibangun di objek wisata Pariaman semarakkan Piaman Barayo
28 February 2026 15:56 WIB