KPK: Perlu Identifikasi Titik Krusial Penyimpangan Raskin
Senin, 18 Maret 2013 17:24 WIB
Raskin. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Deputi bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Iswan Elmi mengatakan perlunya mengidentifikasi titik-titik krusial kemungkinan penyimpangan dalam penyaluran beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah (raskin).
"Mulai dari perencanaan sampai diterima oleh rumah tangga sasaran, perlu diidentifikasi titik-titik krusial kemungkinan penyimpangannya baru apa yang harus dilakukan supaya penyimpangan itu tidak terjadi," kata Iswan di Jakarta, Senin.
KPK ikut dilibatkan untuk melakukan pengawasan oleh Kementerian Sosial sebagai Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) program raskin 2013.
Menurut Iswan, ada empat hal yang harus diperhatikan dalam program raskin yaitu yang berhak menerima, spek beras, jumlah beras dan distribusi.
Iswan mengatakan ada hal-hal yang perlu diingatkan jika berbicara pencegahan sehingga jangan sampai terjadi penyimpangan dalam penyaluran raskin.
"Untuk itu apa resiko dari program ini, pertama yang harus kita wanti-wanti itu, siapa yg berhak menerima raskin, apa kriterianya," tambah dia.
Lebih lanjut Iswan mengatakan, suatu peluang yang baik bagi KPK untuk mengawal program raskin.
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, sebelumnya telah menyurati KPK untuk ikut mengawal program raskin dari penyimpangan.
"Dengan begini maka masyarakat juga paham KPK melakukan pencegahan. Beban kita tidak mudah, dengan anggaran yang besar. Saya senang sekali dengan kesediaan KPK untuk ikut mengawal dan akan kita lakukan sebaik mungkin," ujar Mensos. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Masyarakat manfaatkan PELATARAN ambil produk hasil roya tak perlu tunggu hari kerja
02 February 2026 13:33 WIB
Tak perlu panik, ini cara melapor barang hilang di kereta dan stasiun KAI Divre II Sumbar
27 January 2026 20:54 WIB
Wawako Maigus Nasir : Perlu sinergi dan kolaborasi untuk perkuat mitigasi bencana
19 January 2026 21:53 WIB
Tingkatkan kualitas layanan pertanahan, Menteri Nusron: Perlu disiapkan pelatihan hingga asesmen
15 January 2026 19:29 WIB
Masih pegang girik di 2026? Kementerian ATR/BPN imbau masyarakat tak perlu khawatir
08 January 2026 16:32 WIB
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Dari silaturahmi Ketum PWI Pusat dengan PWI Sumbar, wartawan perlu kuasai jurnalisme bencana
23 December 2025 6:58 WIB