Putra Mahkota Saudi akan bahas energi di Korea Selatan
Senin, 24 Juni 2019 14:06 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (Reuters) (Reuters/)
Seoul, (ANTARA) - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, berencana mengunjungi Korea Selatan pekan ini saat kedua negara berupaya meningkatkan hubungan ekonomi, kata pejabat Seoul pada Senin.
Kunjungan dua hari, mulai Rabu, tersebut akan menjadi yang pertama bagi pewaris takhta negara pengekspor minyak terbesar dunia sejak 1998 itu.
Putra Mahkota, yang adalah penguasa de facto sekaligus menteri pertahanan Arab Saudi, akan menemui Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Rabu, menurut kantor kepresidenan.
"Kedua belah pihak akan meneken serangkaian perjanjian guna menggalakkan kerja sama di sejumlah bidang termasuk layanan umum dan energi," ujar pejabat Korea Selatan kepada Reuters.
Arab Saudi merupakan pemasok utama minyak Korea Selatan. Korsel mengimpor 101,5 juta barel minyak mentah dari negara Timur Tengah dalam empat bulan pertama 2019, turun 2,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu, menurut data Korea National Oil Corp (KNOC).
Korea Selatan juga tertarik pada proyek pembangkit nuklir milik Arab Saudi. Perusahaan listrik negara, Korea Electric Power Corp (KEPCO), pada Juli lalu terpilih untuk mengajukan tawaran pembangunan pembangkit nuklir di kerajaan tersebut. (*)
Kunjungan dua hari, mulai Rabu, tersebut akan menjadi yang pertama bagi pewaris takhta negara pengekspor minyak terbesar dunia sejak 1998 itu.
Putra Mahkota, yang adalah penguasa de facto sekaligus menteri pertahanan Arab Saudi, akan menemui Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Rabu, menurut kantor kepresidenan.
"Kedua belah pihak akan meneken serangkaian perjanjian guna menggalakkan kerja sama di sejumlah bidang termasuk layanan umum dan energi," ujar pejabat Korea Selatan kepada Reuters.
Arab Saudi merupakan pemasok utama minyak Korea Selatan. Korsel mengimpor 101,5 juta barel minyak mentah dari negara Timur Tengah dalam empat bulan pertama 2019, turun 2,7 persen dibandingkan dengan tahun lalu, menurut data Korea National Oil Corp (KNOC).
Korea Selatan juga tertarik pada proyek pembangkit nuklir milik Arab Saudi. Perusahaan listrik negara, Korea Electric Power Corp (KEPCO), pada Juli lalu terpilih untuk mengajukan tawaran pembangunan pembangkit nuklir di kerajaan tersebut. (*)
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran jamu rombongan organisasi kepemudaan asal Malaysia MBFRA
24 September 2025 18:11 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Kabar cabai rawit terkini, Bapanas sebut ongkos distribusi tentukan harga
16 February 2026 14:27 WIB
Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram, Senin (16/02/2026)
16 February 2026 9:21 WIB
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB