Muaro (ANTARA) - Nasrul salah seorang petani cabe di Nagari Tanjung Kecamatan Koto VII mampu menjual meraih produksi cabai sebanyak sembilan ton setiap kali panen di lahan seluas sekitar 1 hektare, sehingga mendapat kunjungan dari instansi terkait dari Kabupaten Sijunjung.

Dia merupakan petani cabai yang sudah senior juga dan telah mampu berkali-kali panen cabai setiap tahunnya.

Pada saat ditanya, Nasrul mengatakan dirinya menjual cabai Rp20 ribu/Kg, kalikan saja berapa pendapatan saya setiap panen, terangnya dengan tersenyum.

Oleh karena itu, Staf Ahli Bupati Masharianto bersama Kepala Dinas Pertanian Ronaldi tertarik untuk melakukan peninjauan lapangan pertanian cabai merah itu di Jorong Taruko Nagari Tanjung Kecamatan Koto VII, pada 14 Maret 2019.

Staf Ahli Bupati Masharianto didampingi Kepala Dinas Pertanian Ronaldi mengapresiasi kerja keras Nasrul seorang petani cabai yang mampu berusaha untuk mengembangkan pertanian salah satunya cabai.

Dia mengatakan peninjauan pertanian ini merupakan ketertarikan dari pemerintah daerah untuk melihat secara langsung lahan pertanian cabai nasrul, untuk itu ciptakan dapat memberi motivasikepada petani petani lainnya.

“Kita harus meningkatkan hasil pertanian bagi petani kita, sehingga harga jual dan hasil pertanian tidak lagi dimainkan oleh orang-orang diluar. Kita sejahterakan bidang pertanian di Ranah Lansek Manih dengan menciptakan inovasi-inovasi,” jelasnya.
 

Pewarta : Dicko
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024