Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 42 veteran di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam rangka memperingati hari pahlawan.
     "Pemberian KIS ini salah satu bentuk penghargaan pemerintah atas jasa veteran yaitu menjamin kesehatannya," kata Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria di Padang Aro, Selasa.
     Menurut dia dengan adanya KIS veteran ini tidak perlu khawatir lagi kalau ingin berobat, karena sudah memiliki jaminan kesehatan.
     "Semoga jaminan kesehatan ini bermanfaat bagi veteran, dan tidak perlu khawatir lagi kalau ingin berobat," ujarnya.
     Peringatan Hari Pahlawan ke-73 Tahun 2018 di Kabupaten Solok Selatan dipusatkan di halaman kantor bupati setempat di Padang Aro.
     Suasana upacara bernuansa adat budaya daerah, karena Bupati sebagai Inspektur upacara menggunakan pakaian adat begitu juga Ketua DPRD, Kapolres dan Kajari.
     Selain itu juga ada penampilan drama klosal tentang perjuangan heroik para pahlawan PDRI yang dimainkan oleh pelajar dari SMAN 2 Solok Selatan.
     Bupati Muzni mengatakan peringatan hari pahlawan ini bukan semata sebuah acara seremonial tetapi harus sarat makna.
     "Upacara ini bukan hanya sebagai prosesi, namun harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda," ujarnya.
     Dalam amanat Menteri Sosial RI yang dibacakan Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria menyebutkan nilai  kepahlawanan  bukan  bersifat statis,  namun  dinamis, bisa menguat bahkan dapat  melemah.
     Oleh karena itu peringatan hari pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat  pahlawan menjadi  keuletan dalam melaksanakan pembangunan.
     Selain itu mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat  ini  antara lain  kemiskinan.
     Transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi katanya, menjadikan inspirasi rakyat lndonesia untuk melakukan  inovasi  cerdas memperkuat daya saing bangsa  dalam pergaulan dunia. 
     Indonesia  memerlukan pahlawan  baru serta sosok yang berdedikasi dan  berprestasi  pada bidangnya untuk  memajukan  negeri  ini.
     "Peringatan hari pahlawan, menjadi  momentum  bagi bangsa lndonesia  untuk  melakukan  introspeksi  diri," katanya.
      Usai pelaksanaan upacara peringatan hari pahlawan, pemerintah setempat meberikan penghargaan kepada Kapolres Solok Selatan, AKBP Imam Yuslidianto, atas pelaksanaan tiga kegiatan yaitu 1.000 milenial berupa sosialisasi pemilu kepada pemilih pemula, 1.000 tokoh adat dan 1.000 penyerahan helm SNI yang telah dilaskanakan polres setempat. (*)