Nilai tukar petani Sumbar naik, penyumbang tertinggi perikanan
Selasa, 2 Oktober 2018 14:44 WIB
(ANTARA SUMBAR/Arif Pribadi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat nilai tukar petani di daerah itu mencapai 96,37 pada September 2018.
"Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga di perdesaan pada 11 kabupaten di Sumatera Barat pada September 2018, nilai tukar petani mengalami kenaikan sebesar 1,32 persen dibanding Agustus dari 95,13 menjadi 96,37," kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Selasa.
Ia menjelaskan nilai tukar petani diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga dibayar petani yang merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.
Nilai tukar petani juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi dimana semakin tinggi, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani, kata dia.
Ia merinci nilai tukar petani masing-masing subsektor tercatat sebesar 93,89 untuk subsektor tanaman pangan (NTPP), subsektor hortikultura 81,39, subsektor tanaman perkebunan rakyat 100,95, subsektor peternakan 104,69, dan subsektor perikanan 107,58.
Sedangkan untuk subsektor perikanan terbagi menjadi dua, yaitu subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya dengan nilai tukar masing-masing sebesar 107,95 dan 107,97, ucap dia.
Ia mengatakan pada September 2018 terjadi deflasi di daerah perdesaan sebesar 0,38 persen yang disebabkan terjadinya deflasi pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 1,21 persen.
Pada sisi lain juga terjadi inflasi pada enam kelompok pengeluaran yaitu makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,040 persen, kelompok perumahan 0,08 persen, kelompok sandang 0,65 persen, kelompok kesehatan 0,15 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,23 persen dan transportasi serta komunikasi 0,17 persen. (*)
"Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga di perdesaan pada 11 kabupaten di Sumatera Barat pada September 2018, nilai tukar petani mengalami kenaikan sebesar 1,32 persen dibanding Agustus dari 95,13 menjadi 96,37," kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Selasa.
Ia menjelaskan nilai tukar petani diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga dibayar petani yang merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.
Nilai tukar petani juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi dimana semakin tinggi, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani, kata dia.
Ia merinci nilai tukar petani masing-masing subsektor tercatat sebesar 93,89 untuk subsektor tanaman pangan (NTPP), subsektor hortikultura 81,39, subsektor tanaman perkebunan rakyat 100,95, subsektor peternakan 104,69, dan subsektor perikanan 107,58.
Sedangkan untuk subsektor perikanan terbagi menjadi dua, yaitu subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya dengan nilai tukar masing-masing sebesar 107,95 dan 107,97, ucap dia.
Ia mengatakan pada September 2018 terjadi deflasi di daerah perdesaan sebesar 0,38 persen yang disebabkan terjadinya deflasi pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 1,21 persen.
Pada sisi lain juga terjadi inflasi pada enam kelompok pengeluaran yaitu makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,040 persen, kelompok perumahan 0,08 persen, kelompok sandang 0,65 persen, kelompok kesehatan 0,15 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,23 persen dan transportasi serta komunikasi 0,17 persen. (*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Simak daftar lengkap harga emas UBS, Antam, Galeri24 Sabtu (11/04/2026) pagi ini
11 April 2026 10:34 WIB
Harga emas Antam pada Sabtu (11/04/2026) naik Rp3.000 menjadi Rp2,860 juta/gr
11 April 2026 10:30 WIB
Emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Kamis (09/04/2026) pagi serempak naik lagi
09 April 2026 9:07 WIB
Ini daftar tiga jenama emas di Pegadaian Rabu (08/04/2026) pagi yang kompak naik
08 April 2026 9:07 WIB
Rabu (08/04/2026) pagi ini harga emas Antam meroket, sentuh angka Rp2,9 juta/gram
08 April 2026 9:06 WIB
Harga emas Antam Selasa (07/04/2026) naik Rp19.000 ke angka Rp2,850 juta/gram
07 April 2026 9:20 WIB