Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Payakumbuh Dalam Angka (PDA) 2018 dipastikan akan terbit secara dalam jaringan atau "online" pada 16 Agustus 2018, kata Pejabat Pemerintah Kota setempat.
"Data tersebut saat ini terus kami perbaharui sebelum dipublikasikan," kata Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Syamsurial di Payakumbuh, Selasa.
PDA merupakan kumpulan data tentang keadaan Kota Payakumbuh, seperti data pertanian, peternakan, koperasi, perindustrian, perdagangan, tata ruang, pemukiman, data kesehatan dan lainnya.
Pemkot Payakumbuh menjadikan PDA sebagai rujukan dalam menyusun rencana pembangunan daerah sehingga data yang akan dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik itu harus valid dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Sebelum diterbitkan Pemkot Payakumbuh dan BPS akan memastikan data tersebut benar-benar valid," ujarnya.
Sementara Kepala BPS Payakumbuh, Yon Andri mengatakan pihaknya akan melakukan beberapa kegiatan dalam rangka perampungan data PDA 2018 tersebut.
"Kami akan lakukan diskusi untuk mencocokkan data antar Organisasi Perangkat Daerah, sehingga data yang dikeluarkan harus valid," ujarnya.
Yon Andri berharap data yang dipublikasikan nantinya dapat menjadi acuan bagi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini semua data masih dalam tahap pencocokan dan pemutakhiran," kata dia.
Ia mencontohkan data luas lahan pertanian dimiliki oleh dia OPD seperti Dinas PUPR biasanya muncul, dan di Dinas Pertanian juga muncul, hal tersebut mesti dicocokkan terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan. (*)
Payakumbuh dalam angka bakal diterbitkan dalam jaringan
Selasa, 24 Juli 2018 16:49 WIB
Jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan diskusi terkait penerbitan Payakumbuh Dalam Angka. (ANTARA SUMBAR/Istimewa)
Pewarta : Novia Harlina
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berdayakan pelaku usaha lokal, Pemkot Padang berkomitmen gunakan produk dalam negeri
12 February 2026 15:01 WIB
Dukung ATR/BPN dalam pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata kelola yang baik lahir dari kolaborasi
11 February 2026 14:56 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Wako Fadly Amran : Rakornas FKUB strategis untuk perkuat sinergi dan harmonisasi dalam kemajemukan
04 February 2026 19:18 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB