Polisi: ISIS dibalik penyerangan di Polda Riau
Rabu, 16 Mei 2018 17:26 WIB
Petugas kepolisian mengevakuasi dua jenazah pelaku penyerangan di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5). Sejumlah pria menggunakan mobil minibus mencoba menerobos dan melakukan penyerangan ke Polda Riau pada sekitar pukul 09.00 Wib. ANTARA FOTO/Retmon/FBA/kye/18.
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Mabes Polri mengungkap identitas empat terduga teroris tewas yang menyerang Markas Polda Riau terindikasi berafiliasi dengan ISIS Dumai.
"Ini ISIS," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu.
Setyo menyebutkan keempat teroris itu yakni Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), Suwardi (28), Adi Sufyan (26), dan Daud.
Seorang lainnya yang ditangkap anggota Polres Kota Pekanbaru usai melarikan diri masih menjalani pemeriksaan.
Setyo menyatakan kelompok penyerang Polda Riau terkait narapidana teroris Benny Syamsu yang tewas saat kerusuhan di Rumah Tahanan Cabang Salemba Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Diungkapkan Setyo, kelompok tersebut berniat mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) yang bergabung dengan ISIS Dumai.
Sebelumnya, sekelompok orang tidak dikenal menumpang kendaraan menyerang petugas menggunakan pedang samurai di Markas Polda Riau pada Rabu (16/5) pukul 09.00 WIB.
Akibat serangan itu, empat teroris tewas, seorang anggota kepolisian meninggal dunia, serta dua polisi dan dua pewarta terluka. (*)
"Ini ISIS," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Rabu.
Setyo menyebutkan keempat teroris itu yakni Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), Suwardi (28), Adi Sufyan (26), dan Daud.
Seorang lainnya yang ditangkap anggota Polres Kota Pekanbaru usai melarikan diri masih menjalani pemeriksaan.
Setyo menyatakan kelompok penyerang Polda Riau terkait narapidana teroris Benny Syamsu yang tewas saat kerusuhan di Rumah Tahanan Cabang Salemba Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Diungkapkan Setyo, kelompok tersebut berniat mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) yang bergabung dengan ISIS Dumai.
Sebelumnya, sekelompok orang tidak dikenal menumpang kendaraan menyerang petugas menggunakan pedang samurai di Markas Polda Riau pada Rabu (16/5) pukul 09.00 WIB.
Akibat serangan itu, empat teroris tewas, seorang anggota kepolisian meninggal dunia, serta dua polisi dan dua pewarta terluka. (*)
Pewarta : Taufik Ridwan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persib Bandung kecam insiden penyerangan steward setelah laga Persija
24 September 2024 9:35 WIB, 2024
Tim gabungan cari jasad empat korban pembunuhan pekerja Trans-Papua Barat
30 September 2022 13:30 WIB, 2022
Penjelasan Polri terkait pengusutan kasus penyerangan ulama yang terjadi di sejumlah wilayah
28 September 2021 8:53 WIB, 2021
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB