Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Puskesmas Sitiung Kabupaten Dharmasraya menjadi proyek percontohan puskesmas akreditasi di Provinsi Sumatera Barat setelah mendapat status akreditasi Utama dari Kementerian Kesehatan RI.

         "Menjadi puskesmas percontohan untuk akreditasi puskesmas di Sumbar tentu ini menjadi pencapaian luar biasa. Diharapkan ini dapat menjadi motivasi bagi jajaran Dinas Kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan secara maksimal ke masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Rahmadia di Pulau Punjung, Kamis.

         Puskesmas di Dharmasraya diharapkan mencontoh keberhasilan Puskesmas Sitiung, baik dalam segi pelayanan maupun program pemberdayaan masyarakat.

         Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan harus memberi pelayan optimal kepada masyarakat, baik sebagai pelayanan kesehatan maupun pemberdayaan masyarakat, lanjutnya.

         "Puskesmas merupakan ujung tombak untuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya.

         Akreditasi puskesmas adalah suatu pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian yang dilakukan tim independen yang ditunjuk Kementerian Kesehatan RI.

         Tiga komponen penting yang harus dipenuhi untuk meraih akreditasi utama adalah pertama standar administrasi dan manajemen, standar program puskesmas dan standar pelayanan puskesmas.

         Sebelumnya, Puskesmas Sitiung menjadi satu dari tiga puskesmas di Sumbar berstatus akreditasi Utama dari Kementerian Kesehatan RI.

         "Tingkatannya itu ada tiga, yakni dasar, madya, dan utama," katanya.

         Ia mengatakan selain Puskesmas Sitiung, dua puskesmas lainnya yang memperoleh status utama yaitu Puskesmas Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto dan Puskesmas Talawi, Kabupaten Tanah Datar.

         "Sebenarnya ada tiga Puskesmas yang berstatus Utama, namun dengan segala penilaian Sumbar menetapkan Puskesmas Sitiung sebagai percontohan setiap akreditasi puskesmas," ujarnya. (*)

Pewarta : Ilka Jensen
Editor :
Copyright © ANTARA 2024