Padang,  (Antara) - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), secara resmi memiliki guru besar ke tujuh belas untuk 2015 atas nama Prof Erizal Mukhtar.

         "Erizal menjadi profesor ke tujuh belas di MIPA dan keempat di Biologi untuk tahun ini pada kajian Ekologi Hutan Tropis" kata Dekan FMIPA Unand, Prof Syafrizal di Padang, Sabtu.

         Dia menyebutkan Prof Erizal diangkat menjadi guru besar setelah resmi keluarnya surat pengangkatan dari Kemenristek-Dikti ke Fakultas beberapa waktu lalu.

          Dengan bertambahnya profesor Biologi ini dapat menggantikan pendahulunya yang telah memasuki masa pensiun, ucapnya.

          "Sebelum menjadi Profesor, Erizal merupakan peneliti dan akademisi yang handal terutama terkait interaksi lingkungan tumbuhan di hutan," katanya.

     Bahkan kata dia, beberapa kali Prof Erizal mendapat undangan menjadi dosen tamu di beberapa universitas di Jepang.

          Konsistensinya dalam penelitian tumbuhan di hutan tropis berimbas dihasilkannya lulusan yang kompetitif dalam bidang tersebut katanya.

          "Keberhasilan Erizal menyandang status guru besar ini diharapkan dapat melecut dosen lain yang bergelar Doktor untuk meraih capaian serupa," ucapnya.

          Ke depan kata dia, FMIPA akan terus berupaya menambah guru besar di berbagai jurusan yang ada.

          Salah satu upaya tersebut dengan memberi kesempatan dosen untuk melakukan berbagai riset sesuai bidang kemampuannya.

          Sementara itu alumni mahasiswa Biologi Unand, Desti mengapresiasi pencapaian Erizal menjadi guru besar.

          Ia mengatakan telah lama melakukan riset penelitian dan merupakan pengajar yang tegas.

          "Pencapaian guru besar ini suatu hadiah atas kerja kerasnya selama ini," katanya. (*)

Pewarta : M R Denya Utama
Editor :
Copyright © ANTARA 2024