Sarilamak, (Antara) - Memasuki H+2 Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah pada 20 Juli kondisi arus mudik di Jembatan Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat terpantau lancar.
"Hingga Pukul 20.24 WIB, saat keadaan arus lalulintas di Fly Over Kelok Sembilan terpantau lancar," kata Kepala Satuan Lalu lintas Kepolisian resor (Polres) Limapuluh Kota AKP Ricko Syahfutra, di Limapuluh Kota, Senin.
Mobilitas kendaraan di jalan, katanya tidak begitu ramai dan terisi satu jalur dari arah Limapuluh Kota, menuju Provinsi Riau.
Ia memperkirakan arus kendaraan pada Selasa (21/7) diperkirakan menurun dibandingkan Senin.
Ricko menjelaskan, puncak arus balik di daerah itu terjadi pada H +1 Minggu (19/7).
"Puncak arus balik itu kemaren. Kondisinya padat merayap, tapi bisa dikendalikan," katanya.
Meskipun demikian, ia mengaskan pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan pengendalian arus.
Saat ditanyai tentang insiden kecelakaan, ia menyebutkan selama masa mudik tercatat sebanyak tiga kecelakaan lalu lintas.
Dimana dua kecelakaan terjadi di kawasan Air Putih, sebelum Kelok Sembilan. kejadian di tempat itu adalah kecelakaan tunggal, yang dialami dua pengendara motor.
"Dua pengendara motor masuk ke jurang di kawasan itu. Satu pengendara meninggal, dan satu selamat," ungkapnya.
Sedangkan satu titik lainnya terjadi di daerah Pangkalan, yang terjadi antara mini bus dengan satu kendaraan roda dua. Beruntung, lanjutnya, tidak ada korban nyawa dalam peristiwa itu.
Ricko mengimbau, agar pengendara tetap berhati-hati saat melewati Fly Over kelom Sembilan tersebut.
Sementara salah seorang pemudik yang akan balik ke Kota Pekanbaru Ruli Iswandi (39), berharap agar sarana penerangan pada jalan sebelum menuju Kelok Sembilan ditambah.
"Penerangannya menurut saya masih minim, semoga ditambah demi keselamatan pengendara," katanya. (hul)