Logo Header Antaranews Sumbar

PTBA kaji jarak aman tambang dari permukiman warga di Sawahlunto

Selasa, 10 Maret 2026 13:20 WIB
Image Print
General Manager PTBA Ombilin Yulfaizon. (Antarasumbar/Yudha Ahada)

Sawahlunto (ANTARA) - PT Bukit Asam (PTBA) menyatakan kajian jarak aman atau safe zone antara lokasi operasional tambang dengan pemukiman warga menjadi bagian dari persiapan pembukaan kembali tambang batu bara di kawasan Langkok, Sawahlunto.

General Manager PTBA Unit Pertambangan Ombilin, Yulfaizon, di Sawahlunto, Selasa mengatakan jarak aman tersebut sedang diperhitungkan secara komprehensif oleh para ahli yang mengerjakan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Dalam perencanaan pembukaan kembali tambang, kami sudah mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan serta warga sekitar lokasi,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa produksi dan operasional tambang akan dijaga agar tidak mengganggu kualitas hidup masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Setelah dokumen AMDAL selesai, rencana operasional tambang akan disosialisasikan kepada Pemerintah Kota Sawahlunto dan masyarakat.

Sebelumnya, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa Pemko siap mendukung pembukaan kembali tambang apabila perusahaan menempatkan keselamatan dan kebutuhan masyarakat sekitar sebagai prioritas utama.

“Pemko mendukung pembukaan tambang sepanjang keselamatan warga dan perlindungan lingkungan tetap menjadi fokus utama perusahaan,” ujarnya menekankan.

Dengan kajian teknis yang matang dan koordinasi bersama pemerintah daerah, PTBA berharap pembukaan kembali tambang dapat berjalan berbasis prinsip keselamatan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026