Jakarta, (ANTARA) - Saham sektor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) pada perdagangan Jumat berpotensi kembali melanjutkan penguatan.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro di Jakarta, Jumat, mengatakan hal ini memfaktorkan penguatan harga CPO, dengan "stock pick" PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).
"Ini seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir tahun ini," terangnya.
Yualdo menambahkan untuk "resistance" indeks akan berada pada level 4.300.
Untuk bursa global, belum tercapainya kesepakatan "fiscal cliff" dan ditundanya pembicaraan hingga 30 Desember 2012 mengakibatkan bursa AS, Kamis (27/12), ditutup melemah.
Namun, pelemahan tidak terlalu signifikan yakni hanya 0,13 persen karena di sisi lain, data penjualan rumah baru AS selama November 2012 mengalami kenaikan 4,4 persen, kenaikan tertinggi dalam dua tahun.
Membaiknya data penjualan rumah baru AS ini juga mengakibatkan harga tembaga naik 1,34 persen.
Sementara di tengah ketidakpastian tentang "fiscal cliff", bursa Asia pada perdagangan Jumat pagi bergerak menguat, yang merupakan penguatan dalam empat hari berturut-turut dan masih memfaktorkan pelemahan yen seiring ekspektasi pemerintahan baru Jepang akan melakukan lebih banyak ekspansi moneter. (*/sun)