Bata, (Antara/AFP) - Tunisia dan Republik Demokratik Kongo melaju ke perempat final Piala Afrika pada Senin (Selasa WIB), setelah bermain imbang 1-1 pada pertandingan terakhir mereka di Grup B di Bata. Tunisia memulai hari dengan memuncaki klasemen grup dan berada di jalur untuk membuka jalan mereka mengamankan posisi pemuncak klasemen ketika Ahmed Akaichi menanduk bola menjadi gol pada menit ke-31 di kota terbesar di Guinea Ekuatorial. Bagaimanapun, Republik Demokratik Kongo mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-66 ketika pemain pengganti Loteteka Bokila mencetak gol balasan hanya beberapa saat setelah masuk sebagai pemain pengganti. Dengan skor imbang ini, perhatian beralih kepada pertandingan lain di Ebebiyin, di mana Cape Verde dan juara 2012 Zambia bermain imbang 0-0. Hal itu memastikan Tunisia melaju sebagai juara grup untuk memainkan perempat final melawan tuan rumah Guinea Ekuatorial, sedangkan Republik Demokratik Kongo sekarang akan memainkan pertandingan delapan besar melwan tetangganya Kongo Brazzaville setelah mengungguli Cape Verde melalui selisih gol. Di depan sedikit penonton di Estadio de Bata, Tunisia yang dilatih oleh Georges Leekens terlihat bertekad mengamannkan permainan, dan tiket mereka ke perempat final, sesegera mungkin. Pertandingan baru berlangsung sepuluh menit ketika Ferjani Sassi, salah satu dari tiga pemain yang masuk tim inti Elang-elang Kartago menyusul kemenangan mereka atas Zambia, meneruskan umpan tarik Akaichi namun tembakannya dapat dihalau sebelum melewati garis gawang. Pergerakan bagus di sisi kiri tidak lama berselang berakhir dengan kapten Yassine Chikhaoui melihat tembakan kerasnya, yang menuju ke sudut jauh, dibelokkan ke tiang gawang oleh kiper veteran Kongo Robert Kidiaba. Gol kemudian tercipta pada menit ke-30 ketika Akaichi menanduk bola untuk menjadi gol keduanya di turnamen ini, setelah Chikhaoui terpeleset saat ia berupaya melepaskan tembakan. Beberapa saat kemudian, Chikhaoui mencetak gol melalui sepakan voli, namun Tim Leopard diselamatkan oleh bendera offside. Tunisia, juara Afrika 2004, bukanlah tim yang tajam pada kualifikasi dan mereka akan menyesali karena tidak mampu memperbesar keunggulan pada babak kedua ketika Chikhaoui melepaskan sepakan melambung dari jarak dekat setelah pembangunan permainan yang bagus dari Wahbi Khazri. Beberapa saat kemudian, Republik Demokratik Kongo menyamakan kedudukan untuk menghidupkan kembali harapan mereka lolos ke putaran selanjutya. Ketika pertahanan Tunisia gagal mengatasi bola pantul di tepi kotak penalti mereka, Dieumerci Mbokani menyundul bola tertuju kepada Bokila, yang mengendalikan bola dengan pahanya sebelum melepaskan sepakan mendtara melewati Aymen Mathlouthi. Kidiaba menggagalkan peluang milik pemain pengganti Tunisia Hamza Younes pada sisi lain, ketika pertandingan berakhir dengan hasil imbang yang memuaskan kedua tim. (*/sun)