Manusia Miliki Dua Potensi
Rabu, 2 September 2009 13:02 WIB
Manusia diciptakan Allah dengan dua potensi yaitu jahat dan buruk. Kedua potensi ini selalu melakukan upaya tarik menarik. Bila potensi jahat yang menang dan menguasai diri manusia, maka orang tersebut akan menjadi jahat. Sebaliknya, bila potensi baik yang lebih dominan dalan diri manusia itu, maka ia akan menjadi orang baik serta menjadi panutan dalam masyarakat.
Demikian disampaikan ustadz Gusman, dalam ceramahnya di hadahapan jamaaah shalat tarawih, masjid Jami’ Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung, Sumbar, Selasa.
Ustadz Gusman mengatakan, bila potensi jahat menguasai diri seseorang, maka ia akan menjadi makanan empuk syetan. Sebab syetan telah berjanji akan menggoda manusia sampai akhir zaman, dan itu telah dinyatakannya dalam Al-Qur’an, surat Yunus ayat 10, yang antara lain isinya bahwa syetan itu akan selalu menggoda manusia kecuali yang beriman kepada Allah. SWT.
"Agar umat Muhammad tidak menjadi makanan empuk syetan, maka perkuatlah iman, perbanyak ibadah dan bersihkan diri, salah satunya adalah dengan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan di siang hari dan shalat tarawih di malam hari," katanya.
Kemudian, bila potensi baik yang dominan dalam diri seseorang, maka ia akan selalu berbuat baik, sehingga orang akan senang bila melihat dan berada di dekatnya, dan orang-orang seperti ini yang disukai Allah.
"Sebagai umat Islam, kita harus meniru dan amalkan perilakukan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, agar kita benar-benar bertaqwa dan memiliki keimanan yang tak mudah tergoyahkan oleh godaan syetan," ajaknya.(efriwan)
Pewarta : 45
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KONI Pesisir Selatan resmi miliki kepengurusan baru, M. Adliterima SK masa bakti 2025--2029
13 November 2025 10:27 WIB
Ninik Mamak dan Bundo Kanduang miliki peran vital lestarikan Budaya Minangkabau
01 November 2025 7:27 WIB