
Dolar AS Naik Tipis di Tengah Data Bervariasi

New York, (Antara/Xinhua ) - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang bervariasi. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim awal tunjangan pengangguran dalam pekan yang berakhir 17 Mei meningkat 28.000 menjadi 326.000 disesuaikan secara musiman, kata Departemen Tenaga Kerja. Peningkatan ini jauh melampaui ekspektasi para analis. Sementara itu, penjualan existing-home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales) AS meningkat untuk pertama kalinya tahun ini pada April, naik 1,3 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,65 juta, menurut Asosiasi Makelar Perumahan Nasional (NAR). Tetapi angka tersebut masih di bawah ekspektasi para analis. Sementara itu, perusahaan data Markit pada Kamis melaporkan setelah memperhitungkan faktor musiman bahwa Indeks Pembelian Manajer (PMI) sektor manufaktur AS meningkat menjadi 56,2 pada Mei, naik dari April pada 55,4, menunjukkan kondisi operasi di sektor manufaktur AS terus membaik pada Mei. Euro jatuh terhadap dolar AS pada pagi hari tetapi kemudian mengupas beberapa kerugiannhya ketika Markit melaporkan PMI awal Jerman pada Mei mencapai 56,1, yang menunjukkan ekonomi terus berkembang. Pada sesi sebelumnya, dolar AS menguat setelah Federal Reserve pada Rabu merilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), unit pengatur kebijakan Fed, pada April, di mana bank sentral AS mengatakan pihaknya tidak "menghadapi pertukaran antara penciptaan lapangan pekerjaan dan tujuan inflasi." Bank sentral Jepang (BoJ) pada Rabu memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneter saat ini setelah pertemuan dua hari mereka. Namun demikian, beberapa analis berspekulasi bank sentral dapat memperluas langkah-langkah pelonggarannya pada Juli. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,3651 dolar dari 1,3678 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,6864 dolar dari 1,6895 dolar. Dolar Australia merosot menjadi 0,9217 dolar dari 0,9235 dolar. Dolar AS dibeli 101,80 yen Jepang, lebih tinggi dari 101,40 yen dari sesi sebelumnya. Greenback naik menjadi 0,8948 franc Swiss dari 0,8938 franc Swiss dan bergerak turun menjadi 1,0896 dolar Kanada dari 1,0917 dolar Kanada. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
