
Farouk: Anggota DPD Dilirik Hanya untuk Raih Suara

Jakarta, (Antara) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad menegaskan para anggota DPD hanya akan dilirik partai politik atau calon presiden hanya untuk meraih suara rakyat. "Paling nanti di DPD baru akan dibutuhkan pada saat kampanye. Saya bisa memahami parpol tak melirik DPD karena tidak ada kepentingan untuk syarat 20 persen," kata anggota DPD RI Farouk Muhammad pada diskusi di DPD Senayan Jakarta, Rabu. Diskusi yang diselenggarakan Sekjen DPD RI tersebut mengambil tema "Gegap-gempita Pesta Demokrasi ---Catatan KritisPemilu 9 April 2014--" menghadirkan nara sumber anggota DPD RI asal NTB Farouk Muhammad, budayawan Radhar Panca dan dosen komunikasi politik Fisip UI Ari Junaedi. Menurut Farouk para anggota DPD hanya akan dibutuhkan untuk terompet ke masyarakat. Karena itu tambahnya parpol tidak akan melirik DPD. "Koalisi kepada DPD secara kelembagaan tidak dibutuhkan oleh parpol-parpol, karena DPD ini sifatnya individual. Parpol tidak punya kepentingan, karena suara DPD tak diperhitungkan untuk persyaratan 20 persen bagi pencalonan capres," kata Farouk Muhammad. Sementara dosen komunikasi Politik FISIF UI Ari Djunaedi menegaskan politik memang tetap menganggap rakyat sebagai komoditi. "DPD akan sangat dibutuhkan hanya pada akhir waktu, hanya untuk mendapatkan suara," kata Ari Djunaedi. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
