
Bursa Saham Tokyo Ditutup Naik 1,59 Persen

Tokyo, (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo ditutup 1,59 persen lebih tinggi pada Kamis, didorong oleh melemahnya yen dan meningkatnya ekspektasi bahwa dana pensiun nasional Jepang akan menambah lebih banyak saham ke portofolio obligasinya yangh kurang menarik. Indeks acuan Nikkei-225 bertambah 237,12 poin menjadi 15.134,75, penutupan tertinggi dalam lima minggu, sedangkan indeks Topix dari semua saham papan utama naik 1,27 persen atau 15,46 poin menjadi 1.228,36. Pasar mengalami akselerasi didukung laporan bahwa sebuah panel kementrian tenaga kerja meminta para manajer dana pensiun untuk menjauh dari investasi dalam obligasi yang memberikan imbal hasil rendah. Kementerian menjalankan Dana Investasi Pensiun Pemerintah (GPIF), dana pensiun publik terbesar di dunia bernilai sekitar 128,6 triliun yen (1,25 triliun dolar AS) pada akhir tahun lalu. "Kami pikir kementerian tenaga kerja itu menentang dana mengambil risiko, jadi ini adalah berita baik," kata Yuji Saito, direktur valuta asing di Credit Agricole di Tokyo. Setiap pindah ke ekuitas lebih berisiko akan menandai pergeseran besar untuk dana kelolaan konservatif, setelah Nikkei melonjak 57 persen pada tahun lalu ke posisi terbaik tahunannya dalam lebih dari empat dekade. Kenaikan dolar terhadap yen -- kabar baik bagi pengekspor Jepang -- juga membantu mengangkat pasar. Greenback berpindah tangan pada 102,69 yen pada Kamis sore dari 102,33 yen di New York pada Rabu dan juga naik dari tingkat pertengahan 101 yen awal minggu ini. Dolar mendapat dukungan dari laporan Federal Reserve yang mendorong optimisme terhadap ekonomi AS, serta berkurangnya ketegangan dalam krisis Ukraina. Dalam perdagangan saham, Sony naik 2,35 persen menjadi 1.825 yen dan Toyota naik 1,85 persen menjadi 5.869 yen. Laporan media Jepang mengatakan produsen mobil terbesar dan raksasa elektronik negara itu menetapkan untuk menaikkan upah karyawan dalam pembicaraan tahunan tenaga kerja, menjelang kenaikan pajak penjualan bulan depan. Laporan kenaikan gaji akan menjadi berita baik bagi Perdana Menteri Shinzo Abe yang telah menyerukan langkah tersebut sebagai bagian dari upayanya yang lebih luas untuk memacu pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga dunia itu. Toshiba naik 2,01 persen menjadi 456 yen, meskipun diberitakan bahwa produsen bahan bakar nuklir AS di mana ia telah berinvestasikan telah mengajukan perlindungan kebangkrutan. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
