
Pengurangan Daya Tampung, Persaingan Masuk UNP Kian Ketat

Padang, (Antara) - Persaingan calon mahasiswa baru untuk dapat melanjutkan pendidikan ke Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi semakin ketat akibat kebijakan pengurangan daya tampung pada 2014. Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan UNP Azhari Suwir di Padang, Selasa, menyebutkan universitas yang sebelumnya bernama IKIP Padang itu menerima 3.953 kursi pada 2014, turun dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.176 kursi. Ia menyebutkan, penerimaan tersebut berasal dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 1.993 orang, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 1.228 orang dan seleksi mandiri 732 orang. "Kami memang mengurangi daya tampung mahasiswa baru pada 2014 karena adanya pembangunan fisik dan nonfisik," katanya. Ia mengatakan, pembangunan fisik akan dilakukan pada pertengahan tahun ini berasal dari bantuan Islamic Development Bank yang akan merenovasi berbagai gedung perkuliahan di UNP. "Beberapa gedung yang akan dibangun di antaranya gedung kuliah umum dan gedung Fakultas Ilmu Sosial dimana selama pembangunan berlangsung sejumlah kelas akan dikurangi," kata dia. Ia menyatakan dengan adanya pembatasan mahasiswa dinilai proses perkuliahan akan lebih efektif yang akan mendorong meningkatnya kualitas lulusan. Selain pembangunan fisik, UNP juga sedang melakukan pembangunan nonfisik berupa peningkatan kulaitas akademik civitas akademika. Pada bagian lain, ia menjelaskan SNMPTN merupakan salah satu jalur masuk UNP dimana telah dibuka sejak 17 Februari-31 Maret. Sistem pemilihan jurusan pada SNMPTN sekarang adalah calon mahasiswa baru wajib memilih satu Perguruan Tinggi (PT) di provinsi masing-masing dan satu pilihan lainnya bebas dengan tiga pilihan jurusan. Sejak 3 Maret, calon mahasiswa baru yang telah mendaftar melalui website snmptn.ac.id memilih UNP mencapai 4.096 orang. Calon mahasiswa baru yang menempatkan UNP sebagai pilihan pertama terhitung 1.715 orang dan pilihan kedua 2.381 orang. Ia menyebutkan jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) masih menjadi favorit yang diminati 448 orang pada pilihan pertama dan 358 orang pada pilihan kedua. Selanjutnya diikuti oleh jurusan Manajemen dan Akutansi diurutan kedua dan ketiga. "PGSD memang menjadi favorit setiap tahun karena pengangkatan calon pegawai negeri sipil untuk guru sekolah dasar cukup banyak. Begitu juga dengan Manajemen dan Akutansi juga banyak dibutuhkan oleh berbagai instansi pemerintah maupun swasta," kata dia. (*/mg/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
