
Akademi Penerbangan Manfaatkan Bandara Trunojoyo

Sumenep, (ANTARA) - Siswa Akademi Penerbangan milik PT Wing Umar Sadewa akan memanfaatkan Bandara Trunojoyo Sumenep sebagai lokasi latih terbang pesawat pada 2013, kata Kepala Satuan Kerja Bandara Trunojoyo Dwi Ariyanto. "Sesuai hasil koordinasi kami dengan pimpinan PT Wing Umar Sadewa (WUS), pemanfaatan Bandara Trunojoyo oleh mereka kemungkinan besar tidak akan dimulai pada tahun ini, tetapi pada 2013," ujarnya di Sumenep, Jawa Timur, Kamis. Pada 28 Juni 2012, Direktur Utama PT WUS Umar Ahmad Slamet dan Bupati Sumenep A Busyro Karim menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan Bandara Trunojoyo sebagai lokasi latih terbang oleh siswa Akademi Penerbangan milik PT WUS. "PT WUS sebenarnya ingin secepatnya memanfaatkan Bandara Trunojoyo, baik sebagai lokasi latih terbang bagi siswa akademi penerbangannya, maupun untuk aktivitas penerbangan komersial. Namun, persiapan untuk mewujudkan rencana tersebut butuh waktu dan tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa," ucapnya. Dwi juga mengemukakan, manajemen PT WUS masih akan melakukan survei pasar untuk menentukan besaran tarif atau tiket untuk rute Sumenep-Surabaya. "Kalau PT WUS merealisasikan rencananya sebagai operator penerbangan komersial dengan memanfaatkan Bandara Trunojoyo, maka rute yang akan dilayani untuk pertama kalinya adalah Sumenep-Surabaya. kepastiannya juga diperkirakan pada 2013," katanya. Satker Bandara Trunojoyo Sumenep adalah institusi yang merupakan kepanjangan tangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Sejak beberapa tahun lalu, Satker Bandara Trunojoyo dan Pemkab Sumenep bersinergi untuk mengembangkan bandara tersebut guna menjadikannya sebagai bandara komersial yang disinggahi pesawat berjadwal secara reguler. Saat ini, Bandara Trunojoyo sudah dinyatakan layak untuk aktivitas penerbangan pesawat penumpang berukuran kecil dan sedang, pada siang maupun malam hari. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
