Logo Header Antaranews Sumbar

Jokowi Terjun, Prabowo Melejit

Kamis, 20 Februari 2014 15:19 WIB
Image Print
Gubernur Jakarta Joko Widodo. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Lembaga riset Indonesia Network Election Survey (INES) menempatkan Gubernur Jakarta Joko Widodo di ranking ke enam, jauh berbeda dengan hasil temuan sejumlah lembaga survei lain yang menempatkannya di posisi puncak. "Elektabilitas Jokowi terjun bebas akibat janji dia saat Pilgub yang mengatakan masalah banjir dan macet bisa diselesaikan dengan manajemen anggaran, tapi tidak terrealisasi dan tidak ada progres yang jelas," kata Direktur Eksekutif INES Irwan Suhanto dalam paparan bertema "Survei Elektabilitas Parpol dan Capres Jelang Pemilu 2014: Penghakiman Rakyat Siapa Menabur Akan Menuai" di Jakarta, Kamis. Irwan mengatakan dalam hasil survei yang diselenggarakan lembaganya sejak 1-14 Februari 2014 itu, 67 persen masyarakat menganggap aksi blusukan Jokowi tidak ada hasilnya. Terlebih lagi kasus pengadaan Bus TransJakarta yang rusak sebelum dipakai, menurut dia, menunjukan minimnya pengawasan dan pengendalian mantan Wali Kota Solo itu. "Hal ini tergambar dari elektabilitas Jokowi yang hanya 5,6 persen dalam temuan kami," ungkapnya. Survei dengan metode wawancara mendalam dan pengisian kuesioner itu melibatkan 7.937 sampel warga negara Indonesia yang telah mempunyai hak pilih dan sudah menikah. Ada pun "margin of error" sekitar 1,27 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasil riset yakni elektabilitas Prabowo Subianto melejit di atas Megawati Soekarnoputri yang elektabilitasnya 19,5 persen, Aburizal Bakrie 11,3 persen, Dahlan Iskan 6,9 persen, Wiranto 6,3 persen, Joko Widodo 5,6 persen, Hatta Rajasa 2,4 persen, Jusuf Kalla 2,2 persen, Surya Paloh 1,7 persen, Pramono Edhie Wibowo 1,3 persen, Ani Yudhoyono 1,1 persen dan Sutiyoso 0,9 persen. Survei lembaga riset INES berbeda dengan hasil survei lembaga lain yang menempatkan Jokowi di posisi teratas. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, misalnya, menempatkan Jokowi di posisi puncak dengan perolehan 38,3 persen suara. Di LCS Survey, Jokowi memimpin dengan perolehan sebesar 41 persen. Sementara itu, survei Pusat Data Bersatu (PDB) mencatat elektabilitas Jokowi mencapai 28 persen. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026