Logo Header Antaranews Sumbar

13.818 SLTA Berhak Lakukan Pendaftaran SNMPTN 2014

Selasa, 18 Februari 2014 21:03 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Sebanyak 13.818 sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Indonesia berhak melakukan pendaftaran untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2014 sejak Senin (17/2). "Panitia SNMPTN telah mendata 13.818 unit sekolah di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) SNMPTN 2014 dari seluruh Indonesia," kata Rektor Unand Werry Darta Taifur, di Padang, Selasa. Ia menyebutkan jumlah unit sekolah ini termasuk 1.992 unit sekolah baru yang mendaftar di PDSS SNMPTN 2014. Siswa yang dapat mendaftar dalam SNMPTN ini telah masuk dalam PDSS masing-masing sekolahnya. Selain itu, imbuhnya ada beberapa persyaratan lain bagi siswa SMA/SMK sebelum melakukan pendaftaran. Pertama, seluruh siswa yang telah terdaftar di PDSS terlebih dahulu melaksanakan verfikasi data yang terdapat di pangkalan data dan segera mendaftarkan diri sampai 31 Maret sesuai dengan pilihan masing-masing. Kedua, semua siswa/siswi yang akan mendaftar agar memperhatikan semua peraturan dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi secara seksama, terutama perguruan tinggi yang memperbolehkan jurusan IPA mendaftar pada IPS dan jumlah pilihan program studi yang tersedia. Ketiga, seluruh siswa yang mendaftar wajib mengisi seluruh data yang ada dengan jujur tanpa memanipulasi data. Hal keempat yang harus menjadi perhatian para siswa dan sekolah, yakni pelamar pogram studi bidang ilmu seni dan keolahragaan harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan. Dan terakhir, katanya, siswa pelamar wajib mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN 2014 dan tidak boleh hilang. "Kartu bukti pendaftaran ini harus dibawa pada saat mendaftar ulang, jika pelamar diterima di perguruan tinggi negeri yang terpilih," jelasnya. Di sisi lain, Werry mengatakan bahwa jumlah pelamar yang masuk Unand melalui jalur SNMPTN 2014 diperkirakan mengalami peningkatan dari tahun 2013. Perkiraan jumlah peningkatan peminat masuk Unand ini karena adanya beberapa faktor seperti lokasi Unand yang berada di wilayah jangkauan terdekat provinsi tetangga, katanya. Misalnya, jelasnya, pendaftar yang berasal dari Padang Sidempuan, Sibolga dan lain-lainnya lebih banyak mendaftar ke Unand dibandingkan ke USU, karena jarak tempuh jalan darat Padang Sidempuan ke Medan lebih jauh dan lama dibandingkan dengan Padang- Padang Sidempuan. Meskipun begitu, katanya lebih lanjut, tentunya banyak faktor lain yang akan mempengaruhi keputusan pelamar untuk memilih Unand. Dia berharap pada tahun ini bukan hanya jumlah peminat saja yang meningkat melainkan juga kualitas sumber dayanya juga. (*/den/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026