Logo Header Antaranews Sumbar

Filipina Siaga Terhadap Perdagangan Manusia

Senin, 13 Januari 2014 09:09 WIB
Image Print

Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Filipina telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah kemungkinan kegiatan perdagangan manusia, khususnya yang melibatkan anak-anak dari wilayah yang terkena topan Haiyan (Yolanda), kata seorang pejabat senior pemerintah, Minggu. Sekretaris Kantor Operasi Komunikasi Presiden Herminio Coloma Jr mengatakan bahwa Komisi Antar-Lembaga Menentang Perdagangan Manusia (IACAT) telah memfokuskan pada masalah ini. "Badan-badan pemerintah terkait melakukan segala sesuatu akan mencegah pelanggaran hukum," katanya dalam satu wawancara di stasiun radio yang dikelola negara. Plan International, sebuah badan amal untuk anak-anak yang berbasis di Inggris, telah mendesak pemerintah Filipina untuk menyelidiki dugaan perekrutan pekerja anak untuk perdagangan seks. Para korban dilaporkan berasal dari Samar, salah satu provinsi di Filipina tengah, yang disambar supertopan Haiyan pada 8 November. Topan dahsyat tersebut mengakibatkan 6.100 orang tewas dan lebih dari 1.700 lainnya hilang. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026