
JKN ringankan biaya persalinan, ibu muda di Solok rasakan manfaatnya

Padang (ANTARA) - Kekhawatiran terhadap tingginya biaya persalinan masih dirasakan sebagian ibu muda, mulai dari masa kehamilan hingga pascapersalinan. Namun, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai mampu menjadi solusi dalam meringankan beban tersebut.
Salah satu penerima manfaat, Vina Helmia (22), warga Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, mengaku sempat cemas memikirkan biaya pemeriksaan kehamilan hingga proses persalinan anak pertamanya.
“Biaya pelayanan kesehatan, terutama untuk persalinan, memang cukup tinggi. Bahkan setelah melahirkan pun masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi,” kata Vina.
Ia menjelaskan, kekhawatiran tersebut berkurang setelah dirinya terdaftar sebagai peserta JKN. Menurutnya, program tersebut memberikan perlindungan finansial yang sangat membantu, khususnya dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan selama kehamilan hingga persalinan.
“Program JKN sangat membantu dari segi keuangan. Jadi biaya berobat bisa ditekan dan dananya bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga yang lain,” ujarnya.
Vina menilai, kehadiran Program JKN turut memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah. Ia juga melihat program tersebut sebagai bentuk dukungan negara dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.
Selain dari sisi pembiayaan, Vina juga mengapresiasi inovasi layanan digital yang dihadirkan BPJS Kesehatan, salah satunya melalui Mobile JKN. Ia mengaku kerap memanfaatkan fitur antrean online untuk mempermudah akses layanan kesehatan.
“Fitur antrean online sangat membantu. Saya bisa ambil nomor antrean dari rumah, jadi tidak perlu datang terlalu pagi dan menunggu lama,” tuturnya.
Pewarta: Rilis
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
