Logo Header Antaranews Sumbar

Rodgers Bela Pelatih Cardiff Mackay

Jumat, 20 Desember 2013 16:19 WIB
Image Print

Liverpool, (Antara/AFP) - Pelatih Liverpool Brendan Rodgers memberikan pembelaan terhadap pelatih Cardiff City Malky Mackay menjelang pertemuan kedua tim di Anfield pada Sabtu. Mackay dikritik di depan umum oleh pemilik Cardiff yang berasal dari Malaysia Vincent Tan pada pekan ini, setelah ia menyatakan dirinya ingin mendatangkan sejumlah rekrutan baru pada Januari. Tan berkata kepada Mackay bahwa ia tidak akan memberikan dana untuk dihabiskan pada Januari, dan itu membuat sang pelatih The Bluebirds berada dalam posisi sulit meski ia telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri. Mantan pelatih Swansea Rodgers, yang bekerja bersama Mackay di Watford ketika ia menjadi pelatih di sana pada 2008, berkata, "Saya mendapati ini merupakan hal yang mengagumkan, semua pembicaraan mengenai Malky. Saya mengenal Malky dengan baik setelah bekerja bersama dia di Watford dan saya mungkin dapat memberi beberapa nasehat sedikit lebih banyak, karena saya bekerja di Wales Selatan selama dua tahun." "Saya mendapati bahwa apa yang telah dilaluinya merupakan hal menakjubkan dan itu hanya merupakan pandangan dari jauh." "Malky berjalan menuju klub yang telah memberi dia 10 pemain, 10 pemain yang ia miliki pada musim panas pada 2011 ketika ia mengambil alih (jabatan pelatih) dan ia harus membangun tim baru." "Mereka memasukkan seseorang yang benar-benar mengubah mentalitas dan budaya klub." "Ia telah memulai musim ini dengan hasil-hasil bagus dan ia akan menjadi salah satu pelatih besar dan di klub papan atas, dan saya mendapati bahwa mengherankan bahwa terdapat pembicaraan tentang ia pergi dari sana. Benar-benar mengherankan." "Satu-satunya kesimpulan saya ketika saya melihat dari luar adalah bahwa Anda memiliki seorang pebisnis, yang menjalankan klub dan sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai sepak bola, yang tentu saja terlihat sangat sukses sebagai pebisnis di kehidupannya dan selamat (untuk hal itu), namun sepak bola tidak seperti bisnis yang lain." "Melihat Malky ditanyai mengenai apa yang ia lakukan merupakan hal yang luar biasa, khususnya ketika saya tahu banyak penggemar akan memandang kepadanya dan menghormati apa yang telah ia lakukan." Liverpool yang menghuni peringkat kedua, yang mengejutkan banyak pihak dengan penampilan mereka di awal musim, dapat memuncaki klasemen Liga Utama Inggris jika mereka mengalahkan Cardiff sebab tim peringkat pertama Arsenal dan tim peringkat ketiga Chelsea belum akan bertanding sampai derby London mereka dimainkan pada Senin. Namun meski Cardiff memiliki sejumlah masalah di luar lapangan, Rodgers mengharapkan perlawanan berat di Anfield bahkan dengan Luis Suarez, yang telah mencetak 17 gol dari 11 pertandingan Liga Utama Inggris, sedang berada dalam penampilan terbaiknya. "Ini akan menjadi pertandingan sulit bagi kami," ucapnya. "Kami tidak berada di bawah ilusi apapun, tim Malky akan bekerja sangat, sangat keras dan bekerja tanpa kenal lelah. Bagi kami, konsentrasi kami akan menjadi kunci." Mackay juga yakin fokus para pemainnya tidak akan tercabut meski posisinya berada di bawah ancaman serta atmosfer panas yang ada di klub, yang sempat memuncak pada awal musim ketika Tan mengganti kepala rekrutmen Iain Moody dengan pria 23 tahun Alisher Apsalyamov. Apsalyamov berada di klub untuk mencari pengalaman kerja sebelum penunjukannya, namun sekarang sedang diskors karena terdapat masalah dengan visanya. "Saya berbicara dengan para pemain beberapa bulan silam ketika kami mulai sering muncul di judul-judul surat kabar untuk alasan-alasan yang keliru," kata Mackay. "Kami duduk dan saya berkata 'Tanyakan kepada saya pertanyaan yang Anda inginkan?'. Tidak terlalu banyak (pertanyaan), namun kami berbicara terbuka." "Kemudian saya berkata, "Baik, kenakan kepala profesional Anda dan kembalilah melakukan apa yang Anda lakukan dengan baik, yakni datang setiap hari dan benar-benar bekerja keras. Hal-hal seperti itu, berbekas bagi saya." (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026