Logo Header Antaranews Sumbar

64 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran di Tambora Jakbar

Minggu, 11 Januari 2026 12:45 WIB
Image Print
Kebakaran yang melanda 14 rumah dan bangunan usaha konveksi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (11/1/2026) dini hari. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 64 jiwa dalam 14 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran rumah dan bangunan usaha konveksi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu pagi.

"Jumlah rumah terbakar, 14 rumah dan satu usaha konveksi. Jumlah KK dan jiwa, 14 KK 62 Jiwa," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheridi Jakarta.

Suheri mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 04.19 WIB. "Operasi pemadaman dimulai pukul 04.26 WIB hingga selesai pukul 09.04 WIB," kata dia.

Sebanyak 21 unit armada berkekuatan 105 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran itu.

Kebakaran terjadi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi pada Minggu pagi.

"Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, Minggu.

Warga sekitar yang mendengar teriakan kebakaran langsung bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun demikian, api yang semakin membesar membuat warga segera melapor ke Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Barat.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026