Logo Header Antaranews Sumbar

Balai Karantina fasilitasi ekspor cangkang sawit Sumbar ke Jepang

Selasa, 23 September 2025 18:26 WIB
Image Print
Sejumlah truk mengantre proses bongkar muat ekspor cangkang inti kelapa sawit di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (23/9/2025). Antara/-HO Humas Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Sumatera Barat.

Padang (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Sumatera Barat (Sumbar) memfasilitasi ekspor 12 ribu ton cangkang inti kelapa sawit asal Ranah Minang dengan negara tujuan Jepang.

"Total nilai ekspor cangkang inti kelapa sawit tujuan Jepang ini sebesar Rp15,9 miliar," kata Kepala Balai Karantina Sumbar, RM Ende Dezeanto di Padang, Selasa.

Ende mengatakan sebelum dikirim ke Jepang, Balai Karantina setempat terlebih dahulu memastikan aspek keamanan dan kualitas produk sesuai dengan standar karantina internasional.

Proses tersebut dimulai dengan pengambilan sampel di gudang penyimpanan perusahaan eksportir. Kemudian, sampel dibawa ke laboratorium karantina untuk proses pemeriksaan dan pengujian.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan cangkang inti kelapa sawit bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina yang dapat membahayakan sektor pertanian negara tujuan.

Untuk tahap akhir melibatkan pengawasan pemuatan (loading supervision) ke dalam kapal di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Petugas karantina hadir langsung guna memastikan tidak terjadi kontaminasi selama proses bongkar muat, dan sesuai dengan jumlah yang lolos kekarantinaan.

Ia menyampaikan ekspor cangkang inti kelapa sawit ke luar negeri merupakan agenda rutin yang difasilitasi Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan setempat. Keberhasilan ekspor ini tidak hanya memberikan kontribusi terhadap devisa negara tetapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya para pelaku usaha di sektor perkebunan kelapa sawit di Ranah Minang.

"Komitmen kami memastikan kelancaran ekspor dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kualitas produk, sesuai dengan standar karantina internasional," ujar dia menegaskan.

Selain ke Jepang, Provinsi Sumbar juga mengekspor cangkang inti kelapa sawit ke Korea Selatan. Komoditas ini dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan untuk pembangkit listrik di kedua negara tersebut.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026