Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat siapkan 500 hektare optimalisasi lahan pertanian

Senin, 21 Juli 2025 20:14 WIB
Image Print
Tim Pemkab Pasaman Barat saat melakukan survei lahan optimalisasi pertanian di Kelompok Tani Banjar Beringin Lubuk Gobing Nagari Batahan Tengah Kecamatan Ranah Batahan beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-DTPH Pasaman Barat. (Optimalisasi lahan pertanian)

Si (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah menyiapkan 500 hektare lahan untuk optimalisasi pertanian di lima kecamatan di daerah itu.

"Kita memperoleh program optimalisasi dari Kementerian Pertanian untuk mengoptimalisasi sektor pertanian terutama memperbaiki infrastruktur jaringan irigasi yang rusak," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya lahan optimalisasi yang disiapkan itu berada di Kecamatan Ranan Batahan di lahan tiga kelompok, Kecamatan Kinali empat kelompok, Kecamatan Gunung Tulen satu kelompok, Kecamatan Pasaman tiga kelompok dan di Kecamatan Talamau tujuh kelompok.

Dia mengatakan optimalisasi lahan ini tahap awal akan memperbaiki saluran irigasi yang rusak sehingga aliran air dapat mengalir dengan lancar ke sawah petani.

Dengan infrastruktur air yang baik, katanya, maka akan mampu meningkatkan tanam petani dan produksi beras nantinya.

"Anggaran yang akan diturunkan olen Kementerian Pertanian melalui Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian sebesar Rp2,3 miliar. Pengerjaannya akan dimulai awal Agustus dengan cara swakelola," katanya.

Selain itu pihaknya juga akan mengusulkan bantuan benih, pestisida dan alat pertanian nantinya ke Kementerian Pertanian.

Lalu juga akan memberikan kesempatan kepada petani milenial dengan pembentukan brigade pangan dengan partisipasi sarana alat pertanian.

"Tahap awal jaringan irigasi tersier atau dalam lokasi sawah kita perbaiki setelah itu baru nanti jaringan sekunder dari Dinas Pekerjaan Umum akan memperbaikinya," ujarnya.

Untuk 2025, pihaknya menargetkan produksi padi sebesar 95.823 ton.

Hingga bulan Juni produksi padi telah mencapai 41.287 ton di 11 kecamatan.

"Kita akan terus berupaya menjaga dan mendukung program ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," katanya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026