Logo Header Antaranews Sumbar

Salim Said: Tiga Prioritas Majukan Profesionalisme TNI

Rabu, 25 September 2013 16:20 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Profesionalisme personel Tentara Nasional Indonesia untuk tidak berkecimpung dalam politik dapat dicapai dengan tiga upaya prioritas yakni memajukan kesejahteraan, meningkatkan pelatihan dan mengadakan sistem persenjataan memadai untuk personel, kata pengamat militer Salim Said. "Tidak ada langkah lain, selain tiga hal penting tersebut, utamakan kesejahteraan mereka, 'train' (latih) mereka secara profesional dan persenjatai mereka dengan peralatan yang memadai," kata Salim Said kepada Antara di Jakarta, Rabu. Namun, Salim menyebutkan ketiga langkah utama tersebut tidak akan terlepas dari metode pengawasan yang melekat terhadap seluruh personel untuk tetap profesional, sebagaimana tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan teritorial negara. Untuk mencapai profesionalisme tentara, lanjut Salim, peran dari internal TNI juga tidak akan maksimal jika tidak didukung otoritas politik. Otoritas politik, kata mantan Duta Besar RI untuk Republik Ceko ini, merupakan jajaran pemerintah dan Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan agar berkomitmen dan juga bertindak dalam membantu serta melindungi profesionalisme TNI. Tanpa adanya komitmen dari otoritas politik, kata Salim, tidak ada jaminan profesionalisme TNI dapat ditingkatkan hanya dengan usaha internal militer saja. Profesionalisme TNI juga menurut Salim, semakin penting terutama menjelang tahun politik pada 2014. Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dalam beberapa kesempatan menyebutkan bahwa profesionalisme TNI merupakan prioritas yang akan diperjuangkan olehnya selama masa kepemimpinannya. Moeldoko juga menyampaikan akan mengupayakan hubungan baik antara militer dan sipil, serta lembaga penegak hukum Kepolisian. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026