Logo Header Antaranews Sumbar

DR Kongo Rebut Kembali Empat Kota dari Pemberontak Rwanda

Minggu, 22 September 2013 07:03 WIB
Image Print

Kinshasa, (Antara/AFP) - Republik Demokratik Kongo Sabtu mengatakan pihaknya telah merebut kembali kendali atas empat kota di provinsi timur yang bergolak yang telah dikuasai oleh etnis pemberontak Hutu Rwanda FDLR. Juru bicara pemerintah Lambert Mende mengatakan dalam satu pernyataan, bahwa tentara telah "merebut kembali desa-desa yang lama diduduki oleh pemberontak" dalam satu operasi besar di Wilayah Lubero, Provinsi Kivu-Utara yang berbatasan dengan Rwanda. Radio Okapi yang disponsori PBB mengatakan, desa Lusuli, Vuvati, Buhenge et Kataro telah direbut kembali "secara progresif dan tanpa pertempuran" karena pemberontak telah meninggalkan daerah tersebut. Pasukan Demokratik untuk Pembebasan Rwanda (FDLR) terdiri dariPemberontak Hutu yang berbasis di Kongo sejak mereka melarikan diri dari Rwanda setelah genosida pada tahun 1994, beberapa di antaranya dituduh terlibat dalam pembantaian etnis Tutsi. Diakui bahwa tujuan mereka adalah untuk menggulingkan pemerintah Rwanda, namun dalam beberapa tahun ini mereka telah memangsa terutama pada warga sipil Kongo. Pengumuman oleh pemerintah Kongo bahwa telah merebut kembalidesa-desa itu terhadi setelah perundingan yang sedang berlangsung di ibu kota Uganda antara Kinshasa dan pemberontak Tutsi M23, yang terintegrasi dalam tentara pada tahun 2009 namun memberontak lagi tahun lalu. Para pemberontak M23 sering menuduh tentara Kongo bergabungmelawan mereka dengan FDLR. Kepala M23 Bertrand Bisimwa mengatakan dua pekan lalu bahwa para pemberontak akan dilucuti jika permintaaan-permintaan mereka antara FDLR harus "dinetralkan". (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026