
Laporan: Pertempuran Meletus Antara Gerilyawan Radikal dan Moderat di Suriah

Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Pertempuran meletus antara gerilyawan radikal dan moderal di Provinsi Aleppo, Suriah Utara, sehingga meningkatkan ketegangan antara kedua kekuatan tersebut --yang telah bertempur bersama melawan pasukan pemerintah, demikian laporan pada Kamis. Laporan oleh media pro-pemerintah itu beredar dari Kota Kecil Bab dan Azaz di Aleppo, yang telah dikuasai kelompok moderat Tentara Suriah Bebas (FSA) sebelum Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al Qaida, berusaha mengambil-alihnya. Rekaman video daring selama 24 jam belakangan memperlihatkan petempur An-Nusra memenggal gerilyawan dari FSA. Satu pernyataan baru An-Nusra menyebut petempur FSA "agen pemerintah" yang mesti "dibersihkan". Namun, masih belum jelas apakah pertempuran berskala kecil di dalam tubuh gerilyawan tersebut akan menyebar ke daerah lain yang dikuasai gerilyawan di seluruh Suriah, sehingga menjadi pukulan keras terhadap aksi perlawanan mereka terhadap pemerintah, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. FSA dipandang oleh Barat sebagai kelompok gerilyawan moderat dibandingkan dengan Front An-Nusra --yang belum lama ini dicap oleh Washington sebagai organisasi teror. Front tersebut dilaporkan telah bertempur bersama FSA melawan militer pemerintah sejak awal konflik 30-bulan di negara Teluk itu. Meskipun penyebab pertempuran di antara gerilyawan tersebut masih belum jelas, beberapa laporan mengatakan Front An-Nusra menghukum mati tiga gerilyawan FSA dalam operasi "pembantaian" dua pekan setelah Front itu memaksa warga meninggalkan rumah mereka di Kota Kecil Harbal di Aleppo. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
