Logo Header Antaranews Sumbar

Dicoret Dalam DCS Nama Caleg Muncul di DPT

Jumat, 23 Agustus 2013 20:25 WIB
Image Print

Payakumbuh, (Antara) - Nama mantan komisioner KPU Payakumbuh, Rika yang menjadi calon anggota DPRD Payakumbuh dari PKB di daerah pemilihan Payakumbuh Timur dan Selatan, muncul kembali di Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan KPU Sumbar, Jumat (23/8). Padahal nama Rika sudah dicoret dalam Daftar Calon Sementara(DCS) beberapa waktu lalu oleh KPU Kota Payakumbuh karena dinyatakan tidak memenuhi syarat. Ketua KPU Payakumbuh, Hetta Mambayu saat dikonfirmasi dikantornya mengakui masuknya nama Rika kembali dalam DCT. Namun menurut dia, hal itu merupakan sebuah kekeliruan. "Kami belum mengetahui dimana terjadi kesalahan data sehingga nama Rika yang seharusnya tidak masuk dalam DCT, bisa tertera dalam pengumuman di media massa. Saat ini, Komisioner KPU Bidang Tekhnis, Khadafi sedang menelusuri hal itu ke KPU Provinsi," kata Hetta. Menurut Hetta sebelum melakukan rapat pleno menentukan DCT di kantor KPU Payakumbuh, Kamis sore kemarin, pihak KPU Payakumbuh dan Parpol peserta Pemilu telah melakukan validasi caleg yang lolos DPT. "Ketika itu sudah dinyatakan, caleg DPRD Payakumbuh Dapil III dari PKB atas nama Rika tidak lolos dalam DPT. Dalam pleno KPU hal tersebut kembali ditegaskan," kata Hetta. Dia mengatakan, soft copy DCT DPRD Payakumbuh baru dikirimkan oleh operator KPU Payakumbuh ke KPU Proovinsi sekitar pukul 18.00 WIB. "Kita sudah mencek kembali soft copy yang dikirimkan itu dan nama Rika memang tidak tertera. Sampai saat ini kita belum tahu mengapa nama tersebut bisa muncul kembali," kata dia. Dia berjanji, secepatnya setelah mendapatkan informasi di mana terjadi kesalahan akan segera memberitahukan pada wartawan. Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Payakumbuh, Elfaiz belum berkomentar banyak terkait masuknya nama mantan komisioner KPU yang menjadi caleg KPU tersebut. Elfaiz yang saat dihubungi berada di Bawaslu Provinsi mengatakan pihaknya akan menelusuri temuan tersebut. (**/mko/wij)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026