Logo Header Antaranews Sumbar

Pemberontak Dr Kongo Ancam Merebut Kembali Goma

Minggu, 4 Agustus 2013 05:59 WIB
Image Print

Dunagana, DR Kongo, (Antara/AFP) - Kelompok pemberontak Republik Demokratik Kongo M23 Sabtu memperingatkan bahwa mereka tidak mengesampingkan merebut kembali kota timur utama Goma jika Kinshasa mengingkari janjinya untuk memulai pembicaraan langsung. M23 merebut Goma pada November tahun lalu dan baru ditarik keluar di bawah tekanan serius internasional dan setelah Kinshasa berjanji untuk membahas keluhan kelompok. Pemerintah Kongo berjanji untuk memulai dialog pada pertemuan puncak Konferensi Internasional pada 24 November di Great Lakes Region, yang melibatkan 11-anggota blok regional. "Jika pemerintah tidak memenuhi ..., ini memungkinkan kita untuk mengubah penyebaran kita dan posisi bergerak kembali ke Goma," kata Ketua M23 Bertrand Bisimwa kepada AFP di Bunagana, sebuah kota di perbatasan dengan Uganda. KTT mendesak M23 untuk menarik kembali ke posisi sekitar 20 kilometer (12 mil) keluar dari wilayah itu. Para pemberontak akhirnya memenuhi dan menarik diri dari kota itu setelah menempatinya selama hampir dua pekan. M23 dibentuk pada Maret 2012 oleh mantan pemberontak yang telah diintegrasikan ke dalam tentara reguler Kongo, yang kini berpendapat bahwa Kinshasa menolak untuk memulai pembicaraan langsung dan menegakkan langkah-langkah keamanan bersama. "Kita terjebak dengan posisi kami ditugaskan oleh ICGLR tersebut. Penarikan Goma terjadi," kata Bisimwa di Bunagana, sebuah kubu M23. "Namun penggelaran batalion M23 di bandara Goma tidak pernah terjadi, atau melakukan demiliterisasi kota," kata Bisimwa. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026