Logo Header Antaranews Sumbar

34 Gerilyawan dan Tiga Tentara Tewas dalam Bentrokan di Pakistan

Sabtu, 1 Juni 2013 08:15 WIB
Image Print

Islamabad, (Antara/AFP) - Setidaknya 34 gerilyawan dan tiga tentara tewas dalam baku tembak di wilayah suku Pakistan yang bergolak di mana tentara sekarang menguasai dataran tinggi strategis, kata para pejabat Jumat. Bentrokan itu terjadi di daerah antara kabupaten suku Kurramdan Khyber, di desa Para Chamkani dan Maidan, selama operasi terhadap gerilyawan Taliban. "Selama 24 jam terakhir setidaknya 34 gerilyawan tewas dalamoperasi itu," kata seorang pejabat senior keamanan kepada AFP. Seorang pejabat keamanan kedua yang berpangkalan di barat laut kota Peshawar mengonfirmasi jumlah tersebut. Sebelumnya pada hari itu, militer mengatakan dalam satu pernyataan bahwa 19 gerilyawan tewas dan 12 lainnya luka-luka serta tiga dari tentara juga tewas dalam baku tembak. Dataran tinggi yang mendominasi daerah pegunungan juga telah dibersihkan atau diduduki oleh pasukan pemerintah, kata pernyataan itu. Jumlah korban tewas tidak dapat diverifikasi oleh sumber-sumber independen karena daerah itu batas luar bagi media sebab operasi militer sedang berlangsung. Pertempuran berlangsung di tengah desakan terbaru militer di Lembah Tirah di distrik suku Khyber, di mana militer telah menargetkan Taliban dan milisi Lashkar-e-Islam yang mengancam kota terdekat Peshawar. Khyber diintasi jalur suplai NATO ke Afghanistan, yang digunakan oleh tentang yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengevakuasi peralatan militer menjelang penarikan mereka pada 2014. Tentara Pakistan telah berjuang selama bertahun-tahun melawan pemberontak dalam negeri di daerah suku, yang Washington anggap sebagai kubu utama Taliban dan gerilyawan Al-Qaida untuk merencanakan serangan-serangan terhadap Barat dan Afghanistan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026