Logo Header Antaranews Sumbar

Pengamat: Pelayanan Publik untuk Kesadaran Membayar Pajak

Jumat, 24 Mei 2013 11:47 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pengamat Ekonomi Universitas Pangeran Diponegoro Fx Soegijanto menilai kesadaran masyarakat untuk membayar pajak akan tumbuh jika pelayanan dan fasilitas publik benar-benar dirasakan. "Saat ini masyarakat kehilangan 'trust' (kepercayaan) kepada pemerintah untuk membayar pajak, karena mereka tidak betul-betul merasakan timbal balik dari pajak tersebut," katanya kepada Antara di Jakarta, Jumat. Menurut Soegijanto, peningkatan pelayanan pajak di semua bidang merupakan upaya yang cukup efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama Wajib Pajak dalam membayar pajak. Dia menjelaskan pelayanan tersebut harus terukur, standar minimalnya harus terpenuhi dan menjamin bukan hanya penduduk maupun nonpenduduk. "Pajak ini kan manfaatnya tidak dirasakan secara langsung, karena itu tumbuhkan kepercayaan dulu dengan menjamin dan implementasi pelayanan dan fasilitas publik," ucapnya. Soegijanto juga mengimbau petugas pajak di Direktorat Jenderal Pajak untuk transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat bisa percaya kewajibannya itu disalurkan dengan benar. "Apalagi ditambah dengan kasus-kasus mafia pajak yang semakin membuat enggan masyarakat membayar pajak. Oleh karena itu, 'trust-building' harus ditingkatkan, sehingga mereka tidak takut uangnya akan 'hilang'," tukasnya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026