
PM Irak: Pergolakan Sektarian Berkecamuk Lagi Gara-Gara Komplotan Asing

Baghdad, (Antara/Xinhua-OANA) - Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki, Sabtu (27/4), memperingatkan kerusuhan baru-baru ini di provinsi Sunni adalah tanda bahwa pergolakan sektarian kembali lagi ke negeri itu dengan bantuan komplotan asing. "Pergolakan antar-masyarakat di Irak pada masa lalu tak pernah terjadi sebelumnya, tapi sekarang itu kembali lagi dengan rancangan yang sudah direncanakan," kata al-Maliki dalam Konferensi Islam Internasional bagi Pertemuan dan Dialog di Ibu Kota Irak, Baghdad. "Sektarianisme adalah angin jahat dan busuk yang tidak memerlukan izin untuk memasuki semua negara Muslim, baik Sunni maupun Syiah. Jika itu mulai terjadi di satu tempat, itu akan bergerak ke tempat lain," ia memperingatkan dalam konferensi dua-hari yang dihadiri oleh ratusan utusan agama dari dalam dan luar negeri, laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Bentrokan meletus pada Selasa (23/4) antara pasukan keamanan Irak dan pemrotes anti-pemerintah di Hawijah, tempat ratusan anggota keamanan dengan dukungan helikopter menyerbu aksi duduk. Operasi tersebut memicu bentrokan lain di seluruh Irak antara pemrotes dan pasukan keamanan. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
