
Media Indonesia Jalin Kerjasama dengan KBRI Bulgaria

London, (Antara) - Media Indonesia radio Pro3RRI melakukan siaran langsung acara "coffee briefing" antara Dubes RI dengan media di Beograd di KBRI Sofia yang disiarkan secara langsung oleh Pro3 Radio Republik Indonesia. Fungsi Pensosbud KBRI Sofia, Dina Martina kepada ANTARA London, Jumat mengatakan kerjasama ini dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai program utama Kemlu RI dan program utama KBRI Sofia selama tahun 2013. Dubes RI Sofia, Bunyan Saptomo, antara lain menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat dan meningkatkan hubungan antara KBRI dengan media setempat. Acara "coffee briefing" dihadiri Editor 24 Hours Daily News, Head of International News Desk Bulgarian News Agency (BTA), dan editor/jurnalis media terkenal lainnya seperti Bulgarian Television (bTV) Media Group, Bulgarian National Television (BNT), Standart Daily News dan SEGA Daily News. Dua jurnalis Bulgaria yang pernah berkunjung ke Jakarta mengatakan Indonesia adalah negara yang indah dan menakjubkan serta wajib untuk dikunjungi minimal satu kali seumur hidup. Diakuinya Bulgaria dan Indonesia yang jauh sangat sebanding dengan apa yang dilihat di Indonesia. Program utama Kementerian Luar Negeri RI antara lain adalah rencana penyelenggaraan High Level Panel (HLP) of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda, di Nusa Bali, 24,27 Maret serta keketuaan RI di APEC dan Bali Democracy Forum (BDF). Sedangkan program KBRI Sofia pada tahun 2013 antara lain rencana penyelenggaraan Bulgaria-Indonesia Inter-Cultural Dialogue pada 16 April mendatang , liputan Trans7 mengenai kehidupan multi-culture di Bulgaria, dan Konsultasi bilateral bidang politik dan ekonomi RI-Bulgaria pada bulan September mendatang. "Coffee Briefing" diakhiri dengan penampilan grup musik kolintang yang membawakan beberapa lagu daerah Indonesia dan wawancara Pro3RRI dengan Dubes RI. Grup Kolintang terdiri dari keluarga staf KBRI dan pelajar Indonesia di Bulgaria. Menurut RRI, liputan kegiatan Perwakilan RI secara langsung ini adalah yang pertama kali dan merupakan tindak lanjut dari hasil/kesepakatan Lokakarya mengenai "Pengembangan Strategi dan Format Kerjasama Internasional antara Kemlu dan LPP-RRI" di Jakarta, tanggal 25 Februari lalu. Diharapkan kerjasama antara RRI dengan Perwakilan RI dalam bentuk siaran langsung akan dapat memberikan informasi secara luas kepada masyarakat Indonesia mengenai upaya perwakilan RI mempromosikan Indonesia. Kerjasama ini diharapkan pula dapat terus berlanjut dan dapat ditingkatkan di waktu mendatang bukan saja dengan RRI, tetapi juga dikembangkan dengan TVRI. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
