
Ini baru kreatif, Solok Selatan hadirkan perpustakaan berbasis inklusi sosial

Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, merevitalisasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak usia dini.
"Sisi penting dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkembangkan minat baca dan sekaligus memperkenalkan perpustakaan pada anak-anak usia dini, mulai dari tingkat Paud, Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Solok Selatan, Yalasri didampingi Kasi Layanan, Pelestarian dan Pembinaan Perpustakan, Reno Yuniwati di Padang Aro, Rabu.
Dia menyebutkan, pelayanan inklusi sebagai upaya pemerintah merancang kembali perpustakaan agar memiliki manfaat yang tinggi bagi masyarakat.
"Literasi dan masyarakat yang literate merupakan puncak pencapaian dari suatu proses panjang pendidikan yang ditempuh masyarakat jadi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial harus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup pengguna perpustakaan," ujarnya.
Selain itu, pihaknya Perpustakaan juga akan melaksanakan beberapa program yang berorientasi untuk membantu masyarakat secara umum dibidang data dan informasi yang dibutuhkan.
Saat ini katanya, Perpustakaan dan Arsip Solok Selatan juga sudah menyiapkan tiga unit komputer dengan layanan internet gratis di kantor perpustakaan yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat.
"Kami juga akan mengadakan kegiatan pelatihan Bahasa Inggris," katanya.
Dia mengatakan, perpustakaan berbasis inklusi sosial sesuai dengan program nasional dimana setiap perpustakaan perlu bertransformasi menjadi layanan berbasis inklusi sosial.
Hal ini katanya, dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang berliterasi dan meningkatkan peran literasi untuk kesejahteraan.
Sesuai dengan ajakan dan himbauan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) terkait diharuskannya setiap perpustakaan perlu bertransformasi mewujudkan layanan berbasis inklusi sosial, Dinas Perpustakaan dan Arsip Solsel melalui Bidang Perpustakaan telah melaksanakannya lebih awal di tahun ini.
Kegiatan yang bertajub "Revitalisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial" untuk awal tahun ini sudah dua kegiatan dilaksanakan.
Yang pertama kunjungan auting class oleh murid RA Arafah Padang Aro, yang dimulai 15-18 Januari 2019. Kegiatan kedua kunjungan SD Al Fath Padang Aro pada Selasa (22/1). (*)
Pewarta: Erik IA
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
