
Harga Gabah Kering Panen Naik 2,83 Persen
Rabu, 1 Februari 2017 14:34 WIB

Jakarta, (Antara Sumbar) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa selama Januari 2017 rata-rata harga gabah kering panen (GKP) pada tingkat petani mengalami kenaikan sebesar 2,83 persen menjadi Rp4.754,00 per kilogram dari bulan sebelumnya Rp4.623,00 per kilogram.
Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers menyatakan bahwa dengan kenaikan harga gabah di tingkat petani tersebut, akan berpengaruh terhadap harga beras khususnya pada tingkat konsumen akhir.
"Kenaikan harga gabah akan berpengaruh terhadap harga beras. Pada 2016, harga beras relatif stabil," kata Suhariyanto di Jakarta, Rabu.
Kenaikan rata-rata harga juga terjadi pada gabah kering giling (GKG) di tingkat petani sebesar 1,91 persen dari sebelumnya Rp5.438,00 per kilogram menjadi Rp5.542,00 per kilogram, sementara untuk gabah kualitas rendah juga naik 1,3 persen menjadi Rp4.225,00 per kilogram.
BPS mencatat kenaikan tersebut berdasarkan 1.001 transaksi penjualan gabah di 24 provinsi selama Januari 2017, yang didominasi transaksi GKP sebanyak 70,93 persen, gabah kualitas rendah 15,08 persen dan GKG sebanyak 13,99 persen.
Kenaikan juga terjadi pada tingkat penggilingan, tercatat, untuk rata-rata GKP sebesar Rp4.844,00 per kilogram dari sebelumnya Rp4.717,00 per kilogram. Pada tingkat yang sama, untuk rata-rata GKG naik 1,53 persen menjadi Rp5.636,00 per kilogram dari sebelumnya Rp5.551,00 per kilogram.
Untuk gabah kualitas rendah naik 1,56 persen dimana tercatat pada Desember 2016 sebesar Rp4.260,00 per kilogram menjadi Rp4.326,00 per kilogram.
Jika dibandingkan dengan Januari 2016, pada tingkat petani, harga rata-rata GKP mengalami penurunan sebesar 8,68 persen, GKG 2,58 persen dan gabah kualitas rendah 6,53 persen. Begitu pula di tingkat penggilingan, GKP turun 8,45 persen, GKG 2,91 persen dan gabah kualitas rendah 6,24 persen.
Untuk rata-rata harga beras kualitas premium pada Januari 2017 di tingkat penggilingan tercatat sebesar Rp9.431,00 per kilogram atau mengalami kenaikan 0,96 persen, beras kualitas medium juga mengalami kenaikan sebesar 0,34 persen menjadi Rp9.100,00 per kilogram.
Sedangkan harga rata-rata beras kualitas rendah di tingkat yang sama juga mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen menjadi Rp8.669,00 per kilogram.
Dibandingkan dengan Januari 2016, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan, untuk kualitas premium mengalami penurunan sebesar 3,00 persen, kualitas medium 4,69 persen dan kualitas rendah 6,58 persen. (*)
Pewarta: Vicki Febrianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
