
Pemkab Pasaman Barat Tegaskan Perang Terhadap Narkoba
Minggu, 3 April 2016 18:13 WIB

Simpang Empat, Sumbar, 3/4 (Antara) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan perang terhadap narkoba.
"Pasaman Barat saat ini dijadikan tempat sasaran peredaran narkoba bukan lagi sebagai daerah perlintasan," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu.
Ia menambahkan untuk membentengi pengaruh narkoba itu maka pern serta semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan.
"Memberantas narkoba tidak saja tugas dari pihak kepolisian tetapi semua pihak harus terlibat. Sinergisitas antara semua elemen sangat dibutuhkan," ujarnya.
Menurutnya berdasarkan data kepolisian, penyebaran narkoba sudah merambah para pelajar mulai dari SLTA, SLTP bahkan sampai keanak SD.
"Tujuannya tentu untuk merusak mental generasi anak-anak bangsa. Untuk itu saya tegaskan mari bersama-sama perangi narkoba,"ajaknya.
Ia menekankan kepada para orang tua agar dapat mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak bergaul bebas di luar.
"Kepada para guru diharapkan dapat terus memberikan pendidikan akhlak dan menjelaskan bahaya narkoba," sebutnya.
Ia menjelaskan untuk memaksimalkan pemberantasan narkoba maka pihaknya merencanakan akan mendirikan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pasaman Barat.
"Lahannya akan kita sediakan secepatnya sehingga kantor BNN akan berdiri. Dengan demikian maka pemberantasan narkoba akan lebih maksimal," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, AKBP Toto Fajar Prasetyo membenarkan Pasaman Barat daturat narkoba.
"Pasaman Barat dijadikan sasaran peredaran narkoba. Untuk itu perlu sinergisitas dan kerja sama semua pihak dalam memberantasnya," katanya.*
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
