
Pemkab Pasaman Barat Kembangkan Pembibitan Sapi
Minggu, 23 Agustus 2015 15:27 WIB

Simpang Ampek, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sedang mengembangkan kawasan pembibitan sapi di tiga kecamatan yang ada.
"Saat ini sudah ada sekitar 1.400 ekor bibit sapi yang sedang kita kembangkan. Program ini dalam rangka menjalankan swasembada daging sapi," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat Edrizal di Simpang Ampek, Minggu.
Ia mengatakan kawasan pengembangan sapi tersebut adalah Kecamatan Kinali, Kecamatan Luhak Nan Duo, dan Kecamatan Pasaman.
Menurutnya pengembangan bibit sapi tersebut merupakan tindak lanjut dari penunjikan Pasaman Barat sebagai daerahpembibitan sapi di Indonesia.
"Saat ini sudah ada 24 kelompok peternak sapi untuk dibina dan dikembangkan menjadi kelompok pembibitan sapi,"ujarnya.
Ia menyebutkan kelompok yang mendapat binaan itu, harus memiliki minimal 70 ekor sapi, selanjutnya petani itu harus bersedia mencatat, menimbang, dan memeriksa sapi secara berkala, selama satu tahun.
"Mulai dikawinkan petani harus mencatat setiap perkembangannya. Pencatatan itu penting dilakukan untuk melahirkan bibit yang unggul dan setelah itu baru bisa dikeluarkan surat keterangan bibit sapi berkaulitas," ujarnya.
Pihaknya ingin menaikkan populasi ternak yang menurut data terakhir, berjumlah 15.000 ekor lebih.
"Ternak jika disandingkan dengan tanaman kelapa sawit maka akan bagus. Apalagi semua kebutuhan sapi tidak mengganggu tanaman kelapa sawit," ujarnya.
Selain itu, ternak sapi akan membantu petani dari segi pupuk komposnya dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
"Hingga saat ini ketersediaan sapi di Pasaman Barat masih mencukupi. Belum ada keluhan masyarakat tentang kelangkaan daging sapi daging,"sebutnya. (*)
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
