
Pihak Tersangka tak Datang Keluarga Korban Kecewa

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Keluarga korban ditabrak mobil minibus jenis Daihatsu Gran Max di Padang Koto Marapak, Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (27/6), kecewa akibat pihak keluarga tersangka dan perusahaan tidak hadir pascakecelakaan mengakibatkan enam korban meninggal dunia itu.
"Saya sangat kecewa karena pihak keluarga dan perusahaan tidak datang saat pemakaman dua anak saya atas nama Selfi Lusi Wardani (13) dan Lidia Lusi Wardani (18)," kata ayah korban Rustam (47).
Seharusnya, tambah Rustam, pihak keluarga tersangka atas nama Erianto (30), warga Jambak, Kecamatan Lingkuang Aur, Kabupaten Pasaman Barat, datang untuk bertakziah ke sini saat pemakaman.
Namun dua hari setelah kejadian itu, pihak keluarga dan perusahaan tempat tersangka bekreja juga tidak datang bertakziah.
Dengan cara ini, tambah Asan Basri (32) orang tua Laila Zaid, pihaknya akan melanjutkan kasus ini ke proses hukum dan tidak akan berdamai dengan tersangka.
"Ini tipe orang tidak bertangung jawab, tidak ada keluarga bertakziah saat setelah anaknya menghabiskan enam nyawa. Saya menabrak kambing atau ternak warga saja, langsung menghubungi pemiliknya," katanya.
Asan Basri menambahkan, Laila Zaid merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Saat ini, Laila Zaid masih duduk di kelas lima sekolah dasar (SD) 12 Padang Koto Gadang.
Tiga hari sebelum kejadian, Laila Zaid meminta untuk diantarkan ke rumah neneknya yang berada di Padang Koto Gadang, karena selama ini dia tinggal disana.
Kecelakaan ini terjadi saat anaknya pergi Shalat Subuh dengan tantenya Beti (16). Selesai Shalat Subuh, Laila Zaid dan sembilan orang lainnya melakukan olahraga pagi.
Tiba-tiba di tempat kejadian, mobil minibus jenis Dhaihatsu Gran Mix dikendarai Erianto (30), warga Jambak, Kecamatan Lingkuang Aur, Kabupaten Pasaman Barat, menabrak tujuh dari sembilan rombongan itu. Sementara dua orang selamat atas nama Putri Ayu Permata Sari (14) dan Devi Fitrianti (14).
Sedangkan lima orang atas nama Laila Zaid (11), Beti (16), Sarwini (20), Selfi Lusi Wardani (13) dan Lidia Lusi Wardani (18), meninggal di tempat kejadian perkara dalam keadaan luka berat dan kaki mengalami patah tulang.
Satu korban lainnya meninggal dunia di RSUD Lubuk Basung atas nama Evilia Dwi Keyla Okvidios (8,5) dan Meri Herawati (15) dirawat di Rumah Sakit M Djamil Padang. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
