Logo Header Antaranews Sumbar

PLN akan Lakukan Efisiensi BBM

Selasa, 7 April 2015 19:32 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan melakukan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit tenaga listrik dan memaksimalkan bahan baku yang lain seperti batubara, uap, panas bumi dan lainnya. "BBM adalah bahan baku pembangkit tenaga listrik yang paling mahal, penggunaan BBM akan diturunkan secara drastis," kata Direktur Utama PLN Sofyan Basir saat menerima Presiden Joko Widodo di Gedung PLN di Jakarta, Selasa. Menurut dia, jika hal itu dilakukan maka akan terjadi efisiensi di atas Rp10 triliun dan akan dipindahkan ke pembangkit lain. Efisiensi BBM tersebut juga dapat berdampak pada harga tarif dasar listrik. Menurut dia, hal ini adalah salah satu upaya agar tarif dasar listrik industri bisa turun. "Jika tarif dasar listrik turun maka banyak industri yang akan memperluas bisnisnya sehingga dapat menyerap tenaga kerja," kata dia. Ia mencontohkan, di Medan hampir sebagian besar pembangkit tenaga listriknya menggunakan BBM walaupun memiliki PLTU, tetapi PLTU tersebut tidak jalan. "Kita akan mengganti bahan baku dari diesel menjadi gas di pembangkit tenaga listrik seperti di Belawan yang berdaya 160 megawatt, Belawan II 160 megawatt, Arun 130 megawatt dan tahun ini akan jalan kalau tahun ini jalan, berarti akan ada penghematan triliunan," kata dia. Dia mengatakan, pembangkit tenaga listrik 10 ribu megawatt akhir tahun ini ditandatangani sekitar 20 investor dengan jenis pembangkit tenaga listrik gas, batubara dan panas bumi. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026