Logo Header Antaranews Sumbar

Bursa Saham Tokyo Dibuka Turun 0,49 Persen

Jumat, 13 Februari 2015 08:04 WIB
Image Print

Tokyo, (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo dibuka 0,49 persen lebih rendah pada Jumat, sehari setelah mencapai tertinggi baru dalam tujuh tahun terakhir, meskipun pasar di AS dan Eropa naik didukung berita gencatan senjata Ukraina. Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, yang ditutup di tingkat tertinggi sejak Juli 2007 pada Kamis, turun 87,62 poin menjadi 17.892,10 pada awal perdagangan. Dolar berada di 118,93 yen pada Jumat pagi, hampir tidak berubah dari 118,97 yen di perdagangan AS pada Kamis sore, tetapi turun tajam dari 120,27 yen di Tokyo pada Kamis pagi. Penguatan yen negatif bagi pengekspor Jepang, karena mengikis keuntungan ketika dipulangkan. Di New York pada Kamis, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,62 persen, menyusul hari yang kuat untuk ekuitas Eropa karena berita Ukraina. Kiev dan pemberontak pro-Rusia mengumumkan peta jalan perdamaian meskipun Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan lain-lainnya masih memperingatkan bahwa penerapan perjanjian itu tidak akan mudah. Euro tetap stabil setelah menguat didukung berita gencatan senjata Ukraina dan kesepakatan Yunani dengan Eurogroup untuk kembali ke pembicaraan memodifikasi program dana talangan atau bailout untuk Athena. Euro dibeli 1,1403 dolar dan 135,63 yen pada Jumat, dibandingkan dengan 1,1406 dolar dan 135,70 yen di New York pada Kamis sore. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026