
Wawrinka Kembali Mulai dari Awal di Australia

Melbourne, (Antara/AFP) - Juara bertahan Australia Terbuka Stan Wawrinka, Minggu, mengatakan kembali mulai dari awal pada musim ini dan menolak pencalonan dirinya sebagai pemain favorit dalam turnamen meski telah meraih sebuah musim impian pada 2014. Petenis Swiss itu melompat dalam peringkat petenis dunia pada akhir 2014 sebagai petenis nomor empat dengan catatan pertandingan 39-17 dan bukan hanya memenangkan grand slam pertamanya tapi juga mengklaim gelar dalam Piala Davis bagi negaranya. Wawrinka mengatakan saat itu adalah waktu yang luar biasa, tapi itu sudah menjadi masa lalu. "Itu menjadi sebuah 2014 yang gila bagi saya, memenangkan grand slam, Masters 1000, menyelesaikan gelar Piala Davis," kata petenis berusia 29 tahun itu yang mengenakan kaos bertuliskan "Stan the Man" dalam konferensi pers. "Itu adalah sesuatu yang luar biasa sebagai seorang pemain tenis, sesuatu yang Anda hanya dapat memimpikannya. Tentu saja itu mengubah banyak hal. Berakhir di peringkat keempat, tentu saya sangat gembira dengan itu," katanya. Penampilan Wawrinka meraih kemenangan pada Australia Terbuka 2014 mempesona bagi Rafael Nadal sembari mengecewakan Novak Djokovic pada babak perempat final. Berbagai pencapaian Wawrinka pada 2014 mengantarnya sebagai pengganti Roger Federer sebagai petenis Swiss nomor satu, sebuah posisi yang dimiliki Federer sejak 2001. Wawrinka juga memperkirakan Federer akan menjadi juara pada Australia Terbuka 2015 meskipun Djokovic juga menjadi salah satu petenis favorit pada turnamen itu. "Saya tetap menempatkan Rafa, Novak, dan Roger sebagai pemain favorit dalam turnamen. Mungkin lebih banyak ke Novak," kata Wawrinka meski Rafael Nadal juga telah pulih dari cederanya. "Kemudian Anda harus melihat, saya kira Rafa, jika dia dapat melewati pekan pertama, dia akan menjadi sangat berbahaya. Ini bukan tentang pertandingan. Ini lebih mengenai kepercayaan diri yang didapatkannya setelah beberapa bulan lalu," kata Wawrinka. "Pertandingan itu akan menjadi menarik, menurut saya, karena Anda juga akan melihat generasi muda yang berusaha memenangkan sebuah peringkat Grand Slam. Saya kira ini akan menjadi sebuah Australia Terbuka yang menggairahkan," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
