Logo Header Antaranews Sumbar

Rusia-Vietnam Menuju Perdagangan Bebas

Minggu, 7 September 2014 06:17 WIB
Image Print

Moskow, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Pembentukan zona perdagangan bebas antara negara-negara Persatuan Kepabeanan Eurasia dan Vietnam dijadwalkan dengan kontrak diperkirakan Januari 2015, di samping penyelesaian mata uang nasional. Wakil Perdana Menteri Rusia Igor Shuvalov mengatakan hal itu kepada wartawan pada pertemuan komisi antar-pemerintah Rusia-Vietnam Sabtu. "Kami membahas pembentukan zona perdagangan bebas antara negara-negara Persatuan Kepabeanan dan Vietnam, dan mengakui bahwa semuanya berjalan sesuai dengan jadwal." "Dari pertama Januari 2015 Persatuan Ekonomi Eurasia akan terwujud, perjanjian yang relevan akan ditandatangani atas nama persatuan," kata Shuvalov. Pada akhir Agustus, kepala Departemen Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia Alexei Ulyukayev mengatakan, bahwa Rusia berencana untuk menandatangani kesepakatan mengenai pembentukan zona perdagangan bebas dengan Vietnam pada tahun 2015. Menurut Shuvalov, Rusia dan Vietnam keduanya bertujuan untuk meningkatkan volume perdagangan menjadi tujuh miliar dolar AS pada tahun 2015. Uni Bea Cukai Rusia juga dikenal sebagai Uni Kepabeanan Belarus, Kazakhstan, dan Rusia. "Tugasnya adalah untuk mengembangkan proposal dalam tiga pekan tentang bagaimana dicapai perdagangan dalam mata uang nasional, dan bagaimana melakukannya lebih efektif," jelasnya. Dalam pertemuan tersebut, Vietnam dan Rusia membahas masalah-masalah tentang pertumbuhan perdagangan, dan memutuskan mekanisme untuk menghitung dalam mata uang nasional sebagai solusi yang diperlukan. Komisi juga memutuskan untuk mendirikan satu kelompok kerja yang terdiri dari wakil-wakil kementerian keuangan dan bank sentral, menurut Shuvalov. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026