
SKK Migas: Cost Recovery 9,32 Miliar Dolar

Jakarta, (Antara) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi mencatat biaya operasi migas yang dikembalikan atau cost recovery hingga Juni 2014 mencapai 9,32 miliar dolar AS. Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana di Jakarta, Senin mengatakan, nilai tersebut terdiri atas pengeluaran untuk produksi sebesar 6,17 miliar dolar atau mencakup 66 persen dari total "cost recovery". "Disusul, biaya pengembangan sebesar 1,67 miliar dolar (17,9 persen), eksplorasi 0,84 miliar dolar (9,01 persen), dan administrasi 0,64 miliar dolar (6,87 persen)," tuturnya. Angka 9,32 miliar dolar AS tersebut berarti mencakup 62,1 persen dari asumsi pengeluaran cost recovery sesuai APBN Perubahan 2014 yang direncanakan 15 miliar dolar. Pada 2013, realisasi "cost recovery" mencapai 15,92 miliar dolar AS. Rinciannya, belanja produksi 9,84 miliar dolar (62 persen), pengembangan 3,56 miliar dolar, eksplorasi 1,32 miliar dolar, dan administrasi 1,2 miliar dolar. "Selama periode 2011-2014, alokasi cost recovery untuk menunjang kegiatan produksi merupakan bagian terbesar dengan rata-rata di atas 60 persen," ujar Gde. Per 30 Juni 2014, produksi minyak terjual (lifting) mencapai 796,5 ribu barel per hari dan gas 7.140 juta kaki kubik per hari. Tingkat "lifting" tersebut 97,4 persen dari target APBN Perubahan 2014 sebesar 818.000 barel per hari dan gas 100,6 persen dari asumsi 7.099 MMSCFD. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
