Padang (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan komitmennya untuk menghidupkan kembali ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) pada tahun 2027. Kepastian ini tidak terlepas dari dorongan kuat Senator asal Sumatera Barat, Irman Gusman, yang menginginkan ajang tersebut kembali menjadi lokomotif pariwisata Ranah Minang.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, melalui Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Hariyanto, mengonfirmasi bahwa kehadiran tim Kemenpar di Sumbar salah satunya adalah untuk memastikan TdS kembali hadir sebagai ikon ajang berkelas internasional.

Hariyanto di Padang, Rabu menjelaskan bahwa Kemenpar kini tengah melakukan sinkronisasi data dan langkah strategis kolaboratif antar-lembaga. Fokus utama saat ini adalah membenahi aspek atraksi, amenitas, dan aksesibilitas, terutama pada jalur-jalur yang sempat terdampak bencana alam di beberapa titik wilayah Sumbar.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik inisiasi ini dan menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah memasukkan TdS dalam agenda resmi tahun 2027. Dukungan dari tokoh nasional seperti Irman Gusman dinilai menjadi energi tambahan bagi daerah untuk mempersiapkan diri lebih matang.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar mengungkapkan bahwa sembilan kabupaten dan kota telah menyatakan kesepakatan dan menyiapkan anggaran pendukung. Penyelenggaraan pada pertengahan 2027 ini nantinya akan dikemas berbeda, yakni dengan memperbanyak unsur budaya dan kegiatan hiburan (fun events) untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Dukungan serupa datang dari Wali Kota Padang Fadly Amran yang menilai TdS memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang luar biasa terhadap ekonomi lokal. Kota Padang sendiri telah menyiapkan dana bantuan rehabilitasi pascabencana untuk memastikan infrastruktur jalan siap menyambut para pembalap mancanegara.

Anggota DPD RI Irman Gusman menyampaikan bahwa dirinya terus mengawal agar TdS kembali masuk dalam kalender kegiatan nasional. Menurutnya, penyelenggaraan TdS bukan sekadar ajang olahraga, melainkan strategi jitu untuk melakukan rebranding pariwisata Sumatera Barat di mata dunia setelah sempat vakum akibat pandemi COVID-19.

"Kita mendorong TdS terselenggara kembali sebagai upaya memperkuat citra pariwisata Sumbar. Mudah-mudahan pada tahun 2027 hal ini bisa direalisasikan melalui koordinasi intensif dengan Deputi Kementerian Pariwisata," ujar Irman saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata di Padang, Rabu.

Selain memperjuangkan kembalinya TdS, Irman Gusman juga menaruh perhatian besar pada aspek pendukung lainnya. Ia berharap melalui Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, kementerian terkait lainnya dapat memberikan prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum di Sumatera Barat.

Melalui sinergi antara dorongan politik dari Irman Gusman di tingkat pusat dan kesiapan eksekusi di tingkat daerah, Tour de Singkarak 2027 diharapkan menjadi momentum kebangkitan total sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Barat.*