Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana memenangi "All Indonesian Final" di Thailand Masters 2026 setelah mereka mengalahkan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Bermain di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Minggu, Leo/Bagas meraih kemenangan dua gim 21-10, 21-17 dengan waktu 35 menit. Ini adalah kali kedua Leo/Bagas menjadi juara setelah penantian lama dari Korea Open 2024 yang digelar pada 27 Agustus sampai 1 September di Seoul, Korea Selatan.

"Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua," kata Leo dalam keterangan resminya dari PBSI, Minggu.

Leo mengakui bahwa dia sangat emosional pada akhirnya menjadi juara di Thailand Masters 2026. Hal ini dikarenakan pasangan ini sudah lama tak menjadi juara, dengan juga hanya sekali masuk ke laga final setelah Korea Open 2024, yakni saat mereka kalah di final All England 2025.

"Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket, karena udah lama enggak juara dan saya spontan banting raket," ucap Leo.

Ketika mengungkapkan apa kunci memenangi laga melawan Raymond/Joaquin, Leo mengatakan ia dengan Bagas mengatur strategi untuk tak meladeni permainan cepat pasangan muda yang merupakan juara Australia Open 2025 dan runner-up Indonesia Masters 2026 tersebut.

"Yang kami persiapkan sebelum melawan Raymond/Joaquin, pokoknya jangan lengah dan jangan mau mengadu dengan kecepatan mereka, karena mereka lebih muda jadi tidak bisa dipungkiri mereka pasti lebih cepat," kata pebulu tangkis 24 tahun itu.

Sementara itu, Bagas mengaku sangat senang akhirnya kembali menjadi juara setelah sekian lama. Ia berharap, medali juara di awal tahun ini dapat memicu kebangkitannya bersama Leo di turnamen-turnamen berikutnya.

"Motivasi untuk pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri dan partner, karena kami sudah lama vakum podium dan kami mau bangkit lagi, ternyata ini rasanya kebangkitan, tetapi jangan cepat puas karena masih ada pertandingan-pertandingan lainnya," kata Bagas.

Adapun, mengalahkan Raymond/Joaquin adalah kali kedua Leo/Bagas mengalahkan sesama wakil Indonesia di Thailand Masters. Sebelumnya, ganda putra peringkat 16 dunia itu menyudahi perlawanan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat pada laga semifinal dengan skor 21-8 dan 21-18.

Kemenangan Indonesia di sektor ganda putra adalah kemenangan kedua Merah Putih di Thailand Masters setelah sebelumnya Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juara di ganda putri.

Indonesia dipastikan menambah satu gelar juara di turnamen super 300 ini dari ganda campuran setelah adanya "All Indonesian Final" yang melibatkan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Tim Merah Putih juga dapat mengangkat piala lagi dari tunggal putra apabila Mohammad Zaki Ubaidillah mengatasi perlawanan wakil tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul.


Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026